
SANAA – Eskalasi militer di Yaman mencapai titik didih tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Yaman yang disokong Arab Saudi melawan milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran dilaporkan makin memanas di sejumlah lini depan, menewaskan dan melukai puluhan anggota kelompok Houthi pada Jumat lalu.
Pejabat pemerintah Yaman mengonfirmasi bahwa pasukan pemerintah melancarkan serangan balasan berskala besar di sepanjang pesisir barat Yaman. Serangan intensif yang mengombinasikan bom artileri berat dan armada drone tersebut menyasar titik-titik pertahanan vital milisi Houthi.
Operasi besar-besaran ini dipicu oleh aksi provokasi Houthi sebelumnya yang melepaskan tembakan rudal balistik dan serangan drone ke wilayah strategis antara distrik Khokha dan Mocha.
Pusat pertempuran tidak hanya membara di wilayah pesisir. Di Provinsi Taiz, pasukan pemerintah membombardir jalur pasokan dan unit bala bantuan Houthi yang sedang bergerak menuju garis depan. Sementara di Provinsi Jawf bagian timur, gempuran artileri berat meluluhlantakkan posisi Houthi hingga menelan puluhan korban jiwa di pihak milisi. Pasukan pemerintah juga dilaporkan berhasil memukul mundur serangan Houthi di kawasan Barh sebelah timur Mocha, serta merusak sejumlah kendaraan tempur musuh.
Eskalasi yang terus meningkat selama enam pekan terakhir ini kian memicu kekhawatiran internasional akan kembalinya perang terbuka secara penuh di Yaman, mengabaikan seruan penahanan diri yang gencar didesakkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (*)
Sumber : prokal.co