Tanker Diserang AS, Iran Balas Serang Pangkalan Militer di Yordania

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:00 WIB
Tangkapan layar Amerika Serikat saat mengebom kapal tanker Iran. Harga minyak dunia kembali melonjak akibat serangan tersebut.
Tangkapan layar Amerika Serikat saat mengebom kapal tanker Iran. Harga minyak dunia kembali melonjak akibat serangan tersebut.
  

PROKAL.CO— Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memasuki babak berbahaya yang berpotensi mengguncang pasar energi dunia. Militer AS mengumumkan telah menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman dan sekitar Pulau Kharg setelah menuduh Teheran dua kali meluncurkan rudal balistik ke kapal perang Amerika dalam kurun dua hari terakhir.

Iran tidak tinggal diam. Beberapa jam setelah serangan tersebut, Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Al Azraq, Yordania. Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran meluasnya konflik regional sekaligus mengancam pasokan minyak global yang bergantung pada jalur strategis Selat Hormuz.

AS Klaim Serangan sebagai Balasan atas Ancaman Kapal Perang

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pengeboman lima tanker minyak Iran dilakukan sebagai respons atas upaya serangan rudal Iran terhadap kapal perang AS. CENTCOM mengonfirmasi kapal perang mereka berhasil menghindari serangan tersebut tanpa adanya korban dari pihak personel.

Militer AS menargetkan lima kapal tanker yang beroperasi di Teluk Oman dan dekat Pulau Kharg, yaitu M/T Kaviz, M/T Charminar, M/T Horizon 1, M/T Riesco, dan M/T Derya. Pihak AS mengklaim telah memberikan peringatan kepada seluruh awak kapal untuk mengevakuasi diri sebelum serangan diluncurkan.

Sementara itu, media pemerintah Iran mengonfirmasi serangan terhadap tanker di dekat Pulau Kharg—fasilitas vital yang mengelola sekitar 90 persen ekspor minyak Iran—serta laporan satu tanker lain yang dihantam di dekat Pelabuhan Jask, Teluk Oman.

Iran Balas Serang Pangkalan Militer di Yordania

Sebagai balasan langsung, IRGC meluncurkan serangan rudal ke pangkalan udara Al Azraq di Yordania yang digunakan pasukan Amerika Serikat. Pihak Iran mengklaim serangan tersebut berhasil menghancurkan hanggar pesawat tempur AS dan merusak sejumlah fasilitas militer.

Selain itu, IRGC juga mengaku menembakkan rudal balistik ke dua kapal perusak Angkatan Laut AS, yakni DDG-119 dan DDG-53, dengan klaim menimbulkan kerusakan signifikan. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer Amerika Serikat terkait klaim kerusakan kapal perang tersebut.

Di pihak lain, militer Yordania mengonfirmasi sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 18 dari 20 rudal yang masuk ke wilayah udara mereka. Dua rudal sisanya dilaporkan jatuh di area yang tidak berpenghuni.

Otoritas Yordania memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan tim khusus telah dikerahkan ke lapangan untuk mengamankan lokasi serta mengumpulkan serpihan rudal. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
iran