Tingkatkan Konektivitas Kalbar, Bandara Singkawang Bidik Rute Yogyakarta–Surabaya dan Minta Tambah Apron!

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:15 WIB
Penampakan kawasan Bandar Udara Singkawang dari citra udara.
Penampakan kawasan Bandar Udara Singkawang dari citra udara.

 

PROKAL.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang resmi mengusulkan penambahan fasilitas apron (area parkir pesawat) Bandara Singkawang kepada Kementerian Perhubungan. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kapasitas operasional bandara sekaligus mendukung rencana pembukaan rute penerbangan reguler baru menuju Yogyakarta dan Surabaya.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas parkir pesawat saat ini menjadi kendala utama operasional bandara. Saat ini Bandara Singkawang hanya memiliki satu apron, sehingga fleksibilitas pelayanan pesawat menjadi sangat terbatas.

"Bandara Singkawang saat ini baru memiliki satu apron. Jika dua pesawat datang dalam waktu bersamaan, salah satunya harus menunggu hingga apron kosong," ujar Tjhai Chui Mie saat acara Ngopi Morning Bersama Media di Singkawang, Jumat (24/7/2026).

Pembukaan Rute Strategis Yogyakarta dan Surabaya

Selain mengajukan penambahan apron, Pemkot Singkawang juga mendorong pembukaan rute penerbangan langsung Singkawang–Yogyakarta dan Singkawang–Surabaya (PP). Kedua kota di Pulau Jawa tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan mobilitas warga Kalimantan Barat, khususnya untuk kebutuhan pendidikan, layanan kesehatan, hingga bisnis dan perdagangan.

"Kalau rute penerbangan bertambah, tentu fasilitas pendukung seperti apron dan area parkir pesawat juga harus ditingkatkan agar operasional bandara berjalan optimal," jelasnya.Jika rute ini terealisasi, masyarakat Kalbar dipastikan mendapat efisiensi waktu tempuh tanpa harus melakukan transit di kota lain.

Sejak resmi melayani penerbangan komersial reguler pada 22 Maret 2025—setelah sebelumnya diawali dengan 66 kali penerbangan carter—Bandara Singkawang terus menunjukkan tren pertumbuhan penumpang yang positif.

Usulan pengembangan infrastruktur ini pun telah disampaikan berkali-kali kepada Kementerian Perhubungan. Pemkot Singkawang berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh mengingat peran strategis Bandara Singkawang sebagai penggerak ekonomi, investasi, serta penyokong konektivitas di wilayah utara Kalimantan Barat. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
singkawang