PROKAL.CO- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan tidak akan memberi toleransi sedikit pun kepada oknum yang nekat membakar lahan. Pernyataan tegas ini disampaikan saat ia turun langsung mendampingi Tim Satgas Karhutla memadamkan kobaran api di Jalan Parit Demang, Kelurahan Parit Tokaya, Sabtu malam.
"Siapa pun yang mengetahui pelaku pembakaran lahan, silakan laporkan kepada Tim Satgas Pencegahan Kebakaran Lahan. Kami akan tindak lanjuti sesuai aturan. Kali ini kami tidak main-main karena kebakaran lahan sangat mengganggu aktivitas masyarakat," tegas Edi di lokasi kejadian.
Pemkot Pontianak bersama pihak kepolisian kini tengah mendalami penyebab kebakaran dan memburu pelaku yang diduga kuat sengaja membakar lahan gambut tersebut. Edi meyakini sebagian besar insiden yang terjadi bukan karena faktor alam semata.
"Saat ini memang musim kemarau, tetapi saya meyakini sekitar 99,9 persen kebakaran lahan disebabkan oleh ulah manusia atau sengaja dibakar. Kalau ada warga yang terbukti membakar lahan, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku dan lahannya akan kami segel. Tidak ada kompromi," ujarnya.
Guna mencegah munculnya titik api baru, Pemkot Pontianak mengintensifkan patroli harian di daerah rawan seperti Pontianak Selatan, Tenggara, dan Utara. Pemerintah daerah juga berencana membangun tampungan air di kawasan parit Jalan Perdana, Sepakat II, Serdam, hingga Pontianak Utara untuk mempermudah akses air saat pemadaman.
"Kami akan melakukan patroli setiap hari. Tujuannya agar titik api bisa segera diketahui dan ditangani sebelum meluas," pungkas Edi. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : Pontianak Post