Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

271 Hotspot Terpantau Merata di 13 Kabupaten dan Kota di Kalbar

A'an • 2024-07-26 12:59:02
KARHUTLA: Sejumlah anak muda saat terlibat dalam pemadaman dan pencegahan karhutla di Kecamatan Paloh belum lama ini.
KARHUTLA: Sejumlah anak muda saat terlibat dalam pemadaman dan pencegahan karhutla di Kecamatan Paloh belum lama ini.

 

Jumlah hotspot (titik panas) di beberapa wilayah di Kalimantan Barat terus bertambah. Data terbaru, sebanyak 271 titik panas dengan kategori tingkat kepercayaan rendah, menengah, dan tinggi terus bermunculan.

Sebarannya hampir merata pada 14 Kabupaten dan Kota berbeda di Kalimantan Barat. Hanya 1 wilayah yang tidak muncul. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diprediksi bakalan menghantui masyarakat selama beberapa Waktu ke depan.

Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Kalimantan Barat mendata sebaran titik panas pada beberapa daerah di Kalbar. Sebaran hotspot tersebut dideteksi dengan memakai sensor VIIRS dan MOODS pada satelit polar (NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA), dimana dapat memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami titik panas. Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan daerah sekitar. Observasi juga dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit.

Stasiun Meteorologi  Supadio Pontianak merelease data sebaran titik panas dari tanggal 24 Juli dari pukul 00.00 sampai 23.00 WIb. 

Terdeteksi bahwa Kabupaten Sanggau terpantau sebagai penyumbang titik panas terbanyak, yakni 76 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan tinggi. Kabupaten Kubu Raya juga terpantau penyumbang titik panas terbanyak kedua dengan 35 hotspot. Tingkat kepercayaannya dari rendah hingga menengah.

Sementara Kabupaten Bengkayang, Sekadau dan Kabupaten Landak juga terpantau Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, menyumbang titik panas terbanyak berikutnya. Titik panasnya berjumlah 30, 29 hingga 24. Sedangkan Kabupaten Sambas baru terpantau sebanyak 22 titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah dan tinggi.

Sehari sebelumnya sekitar 80 titik panas ikut terpantau melalui satelit. Sebarannya merata pada 8 Kabupaten dan kota.

Namun tanggal 21 21 Juli dari pukul 00.00-23.00 WIB, puncak titik api di Kalbar terpantau satelit sebanyak 102 hotspot. Titik-titik panas tersebut mendera 12 Kabupaten dan Kota di Kalbar. 

Hanya Kota Pontianak dan Kota Singkawang 0 titik panas. Terbanyak berada di Kabupaten Bengkayang dengan 27 hot spot, disusul Ketapang dan Kabupaten Sanggau dengan masing-masing 19 dan 16 titik panas. Kabupaten Landak juga terpantau sebanyak 12 titik panas.


3 Wilayah Kualitas Udara Tidak Sehat

Selain itu Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat juga memantau sebaran kualitas Udara di beberapa wilayah di Kalbar. Ada 3 kabupaten terpantau kualitas udaranya masuk kategori tidak sehat. Umumnya Kabupaten Kubu Raya dengan ukuran 121,4 ug/m3 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kabupaten Mempawah dengan 114,2 ug/m3 sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara Kabupaten Sintang dengan 56,7 ug/m3 terjadi pada pukul 23.00 WIB. Informasi  kualitas Udara yang dianalisis dari 3 stasiun pantauan alat kualitas udara Particulate Matter 2.5 (PM2.5) pada tanggal 24 Juli.(den)

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#kalbar #hotspot