Segel aset PT Sawit Saban Subur (SSS) akhirnya dibuka pada Rabu (1/3). Sebelumnya aset perusahaan berupa gudang BBM dan timbangan Tandan Buah Sawit (TBS) disegel pemilik rental angkutan sawit diduga akibat gaji yang belum dibayarkan pada Selasa (28/2) lalu.
Para pendemo yakni pemilik rental angkutan sawit akhirnya luluh dan menerima hasil mediasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sebelumnya, perwakilan vendor akibat adanya keterlambatan pembayaran gaji angkutan yang seharusnya dilakukan paling lambat 24 Februari 2023. Akan tetapi hingga 28 Februari 2023 belum ada kejelasan soal pembayaran gaji tersebut.
Pembukaan segel aset berupa gudang BBM dan Timbangan TBS dilakukan perwakilan vendor angkutan bersama sejumlah rekannya didampingi Humas PT SSS, Bhabinkamtibmas Desa Pak Mayam, Babinsa Desa Pak Mayam dan satpam PT SSS. Segel berupa papan kayu yang dipalang itu akhirnya terlepas pada hari Rabu (1/3) pukul 18.00 WIB.
Perwakilan dari vendor angkutan sawit, Ahat menyatakan, pembukaan segel itu dilakukan karenakan PT SSS telah melakukan pembayaran gaji angkutan TBS pada Rabu (1/3) via transfer rekening sekitar pukul 15.00 wib. “Setelah gaji diterima, segel akhirnya dibuka,” ungkapnya di Ngabang.
Setelah segel dibuka, gudang BBM dan timbangan TBS milik PT SSS dibuka, operasional keduanya dapat kembali berjalan seperti semula. Kapolsek Ngabang Kompol Wahyu Hartono, mengatakan setelah mendapat informas, Bhabinkamtibmas Desa Pak Mayam langsung turun untuk berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk mencari jalan keluar yang baik.
“Alhamdulillah Bhabinkamtibmas bersama anggota pengamanan Polres Landak dan Babinsa Sertu Jumangin telah membangun komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan dan pihak yang menyegel untuk membuka segel tersebut, dikarenakan uang pembayaran gaji angkutan juga sudah diterima,” jelasnya.
Ia pun berharap aksi serupa tak lagi terulang. Menurutnya, permasalahan dapat dilakukan dengan mediasi hingga situasi kamtibmas dapat terjaga.
“Saya berharap kedepan, aksi penyegelan tidak terulang kembali. Sehingga situasi dapat aman kondusif,” tegasnya.(mif)