Dermaga Sungai Kakap Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya akan ditata lebih baik kedepannya. Dermaga ini rencananya akan dibangun water front untuk keamanan pengunjung yang kerap datang menjelang petang. Rencana ini disampaikan Sekretaris Desa Sungai Kakap, Yeri Deswanto. Menurutnya, rencana pembangunan water front ini sudah ada sejak empat tahun lalu, namun hingga kini masih dalam proses. “Kami sudah mengajukan anggaran ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui dana APBN sejak empat tahun lalu. Namun hingga kini masih dalam proses,” ujarnya.
Yery menerangkan, saat ini rencana pembangunan dermaga tersebut sudah sampai pada proses survei oleh Kementerian PUPR. Survei digelar tidak hanya di titik dermaga Sungai Kakap, tetapi juga titik-titik lainya yang berpotensi sebagai kawasan wisata. Pantauan di lapangan, lokasi dermaga ini menjadi salah satu prioritas karena tingkat kunjungannya paling tinggi. Warga berduyun-duyun datang ke dermaga tersebut di sore hari untuk sekadar bersantai dan menikmati indahnya matahari terbenam dengan pemandangan muara laut.
Selain itu, di lokasi ini juga terdapat wisata susur sungai atau kapal wisata yang mulai beroperasi sebelum petang. Perlu steher representative untuk mendukung operasional kapal wisata tersebut. Yery berharap, proses survey ini segera selesai dan membuahkan hasil untuk realisasi pembanguan Water front di dermaga Kakap. “Kami berharap, anggaran yang kita ajukan disetujui dan segera mulai dibangun dalam tahun ini,” harap Yery.
Yery menambahkan, dengan adanya pembangunan water front nanti, pengunjung yang hendak menikmati senja di dermaga Kakap merasa aman dan tenang. Pihaknya juga akan berupaya untuk membuat beberapa tempat duduk di sana agar pengunjung merasa nyaman. “Kurang lebih nanti water front yang akan dibangun ini seperti di Taman Alun Kapuas Pontianak),” imbuh Yery.
Secara terpisah, Anggota DPRD Kubu Raya, Junaidi mengaku mendukung upaya yang dilkukan Pemerintah Desa Sungai Kakap yang berupaya mendorong pembangunan water front di kawasan Dermaga Sungai Kakap. “Dengan adanya pembangunan water front di kawasan tersebut, tentu juga akan mendorong pengembangan potensi wisata di desa setempat,” ujarnya.
Tidak hanya di Sungai Kakap, Junaidi pun berharap upaya pengembangan potensi wisata desa ini, juga bisa dilakukan disetiap desa di Kubu Raya. Junaidi meyakini setiap desa di Kubu Raya memiliki karakteristik atau ciri khas masing-masing terutama yang berkaitan dengan wisata desa. “Jika jeli dan mampu mengelola potensi wisata desa yang ada, maka wisata desa tersebut akan bisa berkembang dan mampu menarik perhatian wisatawan datang. Pada akhirnya secara tak langsung juga bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya. (ash)