Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bangunan Pengaman Pantai Camar Bulan Sangat Bermanfaat

izak-Indra Zakaria • Senin, 24 Juli 2023 | 12:52 WIB
Photo
Photo

 Pembangunan proyek pengaman pantai di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Sambas diapresiasi masyarakat. Pasalnya, pembangunan ini dinilai memberi dampak positif bagi kemajuan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

Ini disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat Desa Temajuk, Burhanuddin. Ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas perhatiannya yang telah mendirikan bangunan penahan pantai di Dusun Camar Bulan.

“Adanya proyek ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami warga Desa Temajuk. Masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan adanya ancaman abrasi yang tiap hari terjadi merusak pantai serta pemukiman,” ungkap Burhanuddin.

Sebelumnya, kata Burhan, kondisi pantai sangat memprihatikan. Hantaman ombak perlahan mulai membuat pesisir pantai kian tergerus. “Bahkan, warga tidak berani beraktivitas atau mendirikan bangunan di sekitar pantai, sehingga dengan dibangunnya pengaman pantai ini, kami merasa aman,” kata dia. 

Di samping itu, dirinya berharap pemerintah terus meningkat pembangunan di wilayah perbatasan ini, seperti infrastruktur, listrik serta jaringan telekomunikasi.

“Alhamdulillah sekarang pembangunan di Desa Temajuk sudah ada kemajuan, namun perlu ditingkatkan kembali. Apalagi, di sini banyak potensi alam dan objek pariwisata. Tapi belum digarap secara maksimal, karena minimnya infrastruktur,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat mendukung pembangunan yang ada di Desa Temajuk.

Dikatakannya, jangan hanya ulah dari segelintir oknum membuat pembangunan Desa Temajuk tidak berkembang, atau tidak dilirik oleh pemerintah.

“Kami masyarakat Desa Temajuk menyayangkan adanya informasi negatif terkait proyek bangunan pengaman pantai Camar Bulan oleh oknum LSM dan oknum yang mengaku wartawan. Kami tegaskan semua yang disampaikan itu tidak benar,” tegasnya.

Burhanuddin menjelaskan bahwa, setiap proses pembangunan yang dilaksanakan kali ini, pihak pemerintah dan perusahaan juga melibatkan masyarakat sebagai pengawas maupun pekerja.

“Jadi, kami rasa dan lihat proyek bangunan pengaman pantai Camar Bulan sudah cukup baik. Kita ketahui bersama, tidak ada pekerjaan yang sepenuhnya sempurna, selagi pun itu dilakukan oleh robot. Belum lagi adanya tantangan cuaca,” kata Burhanuddin.

Senada juga disampaikan oleh Angga, tokoh pemuda di Desa Temajuk. Ia mengatakan pembangunan pengaman pantai Camar Bulan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Tidak bisa dibayangkan lagi, kalau tidak ada proyek bangunan pengaman pantai seperti saat ini. Mungkin abrasi sudah semakin meluas masuk ke dalam,” kata dia.

Menurut Angga, selain melindungi pemukiman warga dari ancaman abrasi. Bangunan pengaman pantai ini juga menjadi tempat wisata baru di kawasan Camar Bulan.

“Bangunannya bagus. Ada fasilitas taman dan jogging track,” kata Angga.

Sementara itu, mantan Pj Kades Temajuk, Iwan mengatakan, dari tahun ke tahun pesisir pantai kerap terjadi abrasi, sehingga dikhawatirkan lambat laun dapat merusak rumah warga.

“Dengan adanya pengaman pantai ini, tentunya secara otomatis sangat berguna dan bermanfaat sekali. Apalagi, Desa Temajuk inikan merupakan desa wisata dan yang dijual adalah pantainya,” kata Iwan.

Menurut dia, masyarakat sangat bersyukur dan berterimakasih atas perhatian yang diberikan pemerintah. Dan, semoga pembangunan di Desa Temajuk terus berlanjut.

“Kita harap, lebih baik dan lebih maju dari negara tetangga Malaysia, mulai dari infrastruktur jalan, listrik dan telekomunikasi,” harap Iwan.

Kualitas Pengerjaan

Manajer Teknik PT Sabar Jaya Karyatama, Hadiyanto Cahyo Nugroho menerangkan bahwa pekerjaan ini bersumber  dari Kementerian PUPR Direktorat SDA Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 dengan pelaksana PT Sabar Jaya Karyatama, menelan anggaran sekitar Rp 31 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pelaksanaan pekerjaan kita mulai dari pertengahan tahun 2022 lalu. Dengan metode penggunaan kubus beton,” terangnya.

Cahyo menambahkan, pekerjaan pemasangan kubus dilakukan sepanjang kawasan pantai Camar Bulan, yakni sekitar 650 meter.

Dalam pekerjaan pemasangan kubus juga terdapat area untuk rekreasi dan jogging track bagi masyarakat dan wisatawan.

“Disini juga terdapat taman, yang didesain oleh kontraktor berfungsi sebagai taman rekreasi dan wisata serta bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, daya tarik wisata dari dalam daerah maupun luar daerah, dan menjadi icon kawasan Camar Bulan,” jelas Cahyo.

Dalam melaksanakan semua pekerjaan bangunan pengaman pantai Camar Bulan di Desa Temajuk ini, pihaknya berpedoman dengan apa yang ditentukan oleh pihak dinas atau balai, baik terkait mutu bahan baku atau kualitas.

Bahkan untuk diketahui bersama, kubus yang dibuat ini, kualitasnya berada di atas rata-rata nilai standar. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan lab atau penelitian yang dilakukan oleh pakar dari Politeknik Negeri Pontianak.

“Pengerjaannya juga kita melibatkan warga sekitar. Untuk itu, kami berharap fasilitas yang dibangun ini dijaga dan dimanfaatkan secara baik, semata untuk kepentingan masyarakat,” harap dia.

Sementara itu, Humas PT Sabar Jaya Karyatama, David mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Temajuk yang sudah mendukung pembangunan pengaman pantai Camar Bulan.

Untuk diketahui, pekerjaan proyek ini juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai pekerja dan pengawas.

“Selama pekerjaan berlangsung, perusahaan pelaksana juga tak henti-hentinya mengimplementasikan program CSR-nya di wilayah sekitar proyek, dengan memberikan sejumlah bantuan. Tentunya ini juga merupakan tanggung jawab kami,” ungkap David.

Sementara itu, Warno, salah seorang warga Desa Temajuk yang juga sebagai pekerja di pembangunan pengaman pantai Camar Bulan ini, mengucapkan terimakasih kepada pihak pelaksana yang telah melibatkannya pada proyek ini.

“Kami warga Desa Temajuk yang dilibatkan dalam pengerjaan bangunan pengaman pantai ini berjumlah puluhan orang,” kata dia.

Di samping itu, dirinya juga membantah adanya informasi masyarakat yang berkerja di proyek ini tidak dibayar. Marno mengatakan, bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

“Kami semua sudah dibayar dan sudah selesai,” tegas Marno.

Untuk diketahui, beton pemecah ombak yang dipasang di beberapa titik di pantai Camar Bulan tersebut, bertujuan untuk menahan abrasi pantai, serta banjir rob akibat air pasang yang kian mengikis daratan.

Dengan pemasangan kubus ini, diharapkan mencegah terjadinya abrasi pantai. (iza)

 

 
 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria