– Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Syarif Usmulyono mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika keluar di malam hari. Hal tersebut ia katakan usai hasil AQMS pada 11 Agustus, menyatakan kualitas udara di Kota Pontianak pada malam hari tidak sehat.
“Saya minta masyarakat yang rentan terpapar ISPA untuk mengurangi aktivitas di malam hari. Begitupula kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, balita dan lansia ketika keluar rumah waktu malam hendaknya menggunakan masker,” ujar Usmulyono kepada Pontianak Post, Sabtu (12/8) malam.
Dari data AQMS 11 Agustus kemarin, dinyatakan bahwa kualitas udara di Kota Pontianak tidak sehat. Utamanya pada pukul 19.30 sampai 22.30.
Di jam ini diminta warga mengurangi aktivitasnya. Bagi masyarakat yang hobi olahraga di malam hari, diminta dia untuk sementara tak melakukan olahraga.
Sedangkan untuk subuh hari mulai pukul 4 sampai 7.30 kualitas udara juga menunjukkan sedang hingga tidak sehat. “Untuk sementara ini warga yang mau aktivitas ke luar rumah sebaiknya menggunakan masker,” tukasnya.
Sementara itu Eta, salah satu warga yang tinggal di Jalan Keramat Kabupaten Kubu Raya sudah kehabisan air hujan. “Sudah dua hari ini air hujan habis. Stok air hujan memang sudah tidak ada. Untuk minum sementara ini beli,” ujarnya.
Mudah-mudahan hujan segera turun. Dengan demikian tempat penyimpanan air hujan bisa kembali terisi. Dengan begitu untuk air minum ia tak lagi beli air mineral.(iza)