Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Seorang Bocah Meninggal Tenggelam di Sebuah Resort Singkawang

izak-Indra Zakaria • 2024-01-09 13:06:22
ilustrasi
ilustrasi

Seorang bocah berusia enam tahun tenggelam di kolam renang salah satu resort di Singkawang. Insiden ini terjadi pada Minggu (7/1) pagi. “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya anak kedua Bunda Mindyarina. Tenggelam di kolam renang di Singkawang. Semoga keluarga tabah dalam menerima ujian ini,” tulis salah satu warga di akun Facebooknya, kemarin.

Ratusan ucapan belangsungkawa pun mengalir menanggapi  kabar meninggalnya bocah berusia enam tahun tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Semoga almarhum husnul khotimah. Kedua orang tuanya semoga diberi kesabaran,” ujar salah satu pengguna Facebook lain memberikan tanggapan. Kabar meninggal bocah tenggelam di kolam renang ini menjadi perhatian warga, sebab peristiwa ini bukanlah pertama kalinya terjadi. Pihak Resort, Dewi Indah A mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wib.

Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Singkawang Selatan untuk diberikan pertolongan. Lalu korban dibawa ke RS. Abdul Aziz Singkawang. Namun, setelah itu anak tersebut dinyatakan meninggal dunia. Saat ini informasinya kepolisian sedang mendalami terkait kejadian ini. Bagaimana kronologis dan dugaan penyebab kematian bocah tersebut masih didalami pihak terkait.

 Polres Singkawang akan mendalami kasus tenggelamnya seorang anak laki-laki berusia 6 tahun asal Pontianak di kolam arus Dayang Resort pada Minggu (7/1).Polisi sudah memintai keterangan beberapa saksi serta akan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga yang kini masih berbelasungkawa.

“Memang benar ada kejadian anak tenggelam, seorang anak laki laki berusia 6 tahun asal Pontianak. Kejadian Minggu (7/1) sekira pukul 7.15 wib Mereka ke tempat tersebut (Dayang Resort,red) dalam rangka berlibur sekeluarga,” ungkap AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kasatreskrim Polres Singkawang IPTU Deddi Sitepu kepada media ini di Mapolres Singkawang, Senin (8/1). 

Pihak kepolisian juga sudah melakukan olah tempat kejadian perakara. Sejauh ini baru empat saksi yang telah dipintai keterangan oleh kepolisian.Sedangkan untuk pihak keluarga nantinya kepolisian akan melakukan komunikasi karena masih dalam suasana berduka.

Dari keterangan saksi yang ada, keluarga bocah korban tenggelam berlibur ke Dayang Resort. Saat kejadian memang rencananya sekeluarga untuk mandi atau main air.

“Karena sesuai keterangan saksi yang ada, anak tersebut sudah menggunakan pakaian renang,” ungkapnya.Menurut keterangan penemu anak tersebut pertama kali, kata Kasat, bahwa anak tersebut ditemukan sudah mengambang di kolam kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan, kemudian saat di RS Abdu Aziz dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Setelah melakukan olah TKP, polisi hanya memintai keterangan dari saksi dan belum mengamankan apapupun, hanya saja dalam olah TKP sudah melihat adanya papan peringatan terkait kedalaman air hingga peringatan kepada pengunjung jika ingin berenang.

Terkait apakah ada pengawasa/tim keamanan di kolam tersebut, Kasat mengatakan memang ada pengawasnya namun karena kondisi kolam yang luas jadi tidak serta merta ada setiap saat.

Kasat mengatakan kondisi kolam renang saat itu tidak terlalu ramai karena masih pagi dan hujan turun tapi tidak lebat sementara ada para pengunjung yang sudah beraktivitas di kolam.Polres Singkawang juga nantinya akan menghubungi pihak keluarga demi melengkapi adanya kejadian tersebut. Bisa jadi pengambilan keterangannya di Singkawang atau di Pontianak sesuai alamat keluarganya guna merampungkan penyelidikan kasus ini.

“Nantinya kita juga akan melakukan gelar perkara atas kejadian ini sehingga kita melihat kasus ini bagaimana. Kita juga belum bisa memastikan apa ada unsur kelalaian atau apa dan dari siapa itu karena saat ini kita masih terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga agar nantinya bisa dipintai keterangan,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang, Deddy Rustriandi meminta kepada pihak Dayang Resort Singkawang untuk meningkatkan penjagaan di Kolam Arus. Apalagi di hari-hari besar atau libur panjang.

"Karena ini sudah terjadi dua kali di Kolam Arus, maka kami meminta pihak Dayang untuk meningkatkan penjagaan di Kolam Arus," ucapnya. Pihaknya juga mengimbau orang tua yang membawa anak-anaknya untuk meningkatkan penjagaan. 

“Terkait sangsi administrasi tidak ada, karena bukan wewenang kita," pungkasnya dan menyampaikan turut berbelasungkawa terhadap keluarga korban yang merupakan warga Pontianak. "Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," katanya. (har)

 

Editor : izak-Indra Zakaria