Mengenai proses penghitungan suara, lanjut dia, lama waktunya bervariasi. Bagi TPS yang jumlah pemilihnya sedikit tentu lebih cepat prosesnya, begitu pula sebaliknya. Bahkan proses penghitungan suaranya ada yang sampai Pukul 03.00 WIB.
Di setiap TPS kata Karyadi, yang menjadi patokan adalah penghitungan surat suaranya, jika Berita Acaranya sudah diserahkan, maka hasilnya bisa bergeser ke tingkat desa untuk dikumpulkan oleh PPS dan kemudian mulai pada hari ini, Kamis (15/2) bisa dikirim ke masing-masing kecamatan.
“Di tingkat kecamatan itu mulai rekapnya itu mulai 15 Februari hingga 3 Maret namun tentu menunggu sampai minimal 1 desa sudah clear baru kemudian bisa dilakukan rapat pembukaan awal,” jelasnya. Dalam pelaksanaan rekap di tingkat kecamatan sambungnya, tidak mesti harus menunggu seluruh desa clear melakukan penghitungan suara, karena bisa sambil berjalan.
Ditanya mengenai proses pengembalian logistik dari setiap TPS ke gudang KPU, Karyadi menerangkan setelah selesai digunakan bisa langsung segera digeser ke tingkat desa.
“Paling lama jam 12.00 WIB siang ini semua logistiknya harus sudah digeser ke masing-masing desa, setelah terkumpul semua logistiknya baru digeser ke kecamatan. Dan nanti di gudang kecamatan akan dipilah, untuk 4 jenis kotak Pemilu disatukan, kecuali kota presiden yang nantinya akan dibawa di ruang pleno tingkat kecamatan,” paparnya.
Jadi mekanisnya kata dia, jika sudah selesai pleno di tingkat kecamatan, barulah langsung menggeser semua logistiknya ke gudang KPU Kubu Raya.
“Dan paling lama kami tunggu sampai 3 Maret semua logistiknya sudah dikembalikan atau diantarkan ke gudang KPU ini,” pungkasnya. (ash)