Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Manusia Silver Makin Menjamur di Pontianak, Minta Uang Pakai QRIS

A'an • 2024-06-27 14:30:00
MAnusia Silver di traffic light Pontianak. (IST)
MAnusia Silver di traffic light Pontianak. (IST)

 

Aktivitas manusia silver yang meminta-minta di traffic light Pontianak sudah meresahkan. Menjamurnya manusia silver, diduga juga memiliki kelompok sehingga gerakan tersebut seperti terorganisir.

Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin meminta Polisi Pamong Praja Kota Pontianak dapat melakukan penertiban terhadap rombongan manusia silver ini. Aktivitas manusia silver juga sudah menyertakan pembayaran melalui uang digital seperti QRIS. 

“Ini Dinsos dan Pol PP sebagai dinas yang menangani persoalan sosial kemasyarakatan ke mana? Mereka ini sudah semakin banyak, hampir disetiap lampu merah ada,” kata Satarudin di Pontianak. Menurutnya, dinas terkait mesti peka dengan keresahan masyarakat. Apalagi aktivitas manusia silver semakin banyak. Satar malah menduga, aktivitas tersebut seperti terorganisir.

Jika benar dugaannya itu, artinya ada oknum mendalangi aktivitas tersebut. Pol PP harus mencari kebenarannya.

Jika ditemukan tangkap kemudian bisa dimintai keterangan. Apakah mereka ini dari Pontianak atau justru dari daerah lain yang mencari nafkah. Jika hasil keterangan manusia silver itu bukan dari warga Pontianak, Dinsos harus melakukan koordinasi untuk memulangkan orang-orang ini. 

Jika mereka berasal dari Pontianak, mereka harus diberikan program-program sosial. Tak hanya ketahanan pangan, namun juga diberikan keterampilan sehingga mereka bisa meningkatkan taraf hidupnya tanpa mengemis. Dia melanjutkan kasus minta-minta uang mengharap iba dari masyarakat pernah sempat viral, pasalnya uang hasil minta-minta itu didapati jumlahnya besar. 

Bahkan melebih gaji orang yang bekerja. Inikan mesti ditelusuri. Jangan sampai munculnya banyak pengemis di Kota Pontianak karena mereka tahu bahwa hasil ngemis dapatnya besar.

Apalagi di Kota Pontianak memiliki Perda Tibum, dimana masyarakat dilarang memberikan uang pada pengemis di Lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Salah satunya simpang-simpang lampu merah di Kota Pontianak. Salah satu pengendara di Pontianak mengatakan bahwa manusia silver sudah semakin banyak.

Mereka ada yang kecil dan dewasa. Memang kata dia, dalam aktivitasnya tidak memaksa meminta uang. Namun ini mengganggu pengendara. Apalagi diketahui Pemkot Pontianak miliki Perda Tibum dimana masyarakat dilarang memberikan uang ke pengemis. (*)

 
 
 
 
Editor : Indra Zakaria