Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sambil Gendong Bayi, Perempuan Diduga Gangguan Kejiwaan Berkeliaran

Redaksi • 2025-05-09 13:45:00
Mila saat diamankan staf Kelurahan dan anggota Polsek Sungai Pinyuh menggunakan kendaraan roda empat di Jalan Pendidikan (ISTIMEWA)
Mila saat diamankan staf Kelurahan dan anggota Polsek Sungai Pinyuh menggunakan kendaraan roda empat di Jalan Pendidikan (ISTIMEWA)

Masyarakat Jalan Pendidikan, Sungai Pinyuh, Kalimantan Barat, dihebohkan oleh keberadaan seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan kerap berkeliaran di sekitar lingkungan sekolah dasar sambil menggendong bayi berusia dua minggu.

Perempuan tersebut diketahui bernama Mila Noviani (35). Ia sering terlihat berada di sekitar SDN 1 Sungai Pinyuh, terutama saat jam pulang sekolah. Kehadirannya menimbulkan ketakutan di kalangan siswa dan orang tua.

Warga berharap kejadian ini bisa segera ditangani agar lingkungan sekolah kembali aman dan kondusif bagi anak-anak. “Anak-anak sering ketakutan ketika melihat dia datang. Sekarang dia bawa bayi, kami semakin khawatir akan keselamatan bayi dan anak-anak,” kata Sakniah, salah satu guru di sekolah tersebut, Selasa (7/5).

Pihak kelurahan bersama aparat Polsek Sungai Pinyuh telah turun tangan mengamankan Mila demi mencegah situasi yang lebih buruk. Penanganan awal dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan dirinya maupun orang lain.

Menurut ibunda Mila, Lia Aliah, kondisi kejiwaan putrinya mulai terganggu sejak kehilangan suaminya beberapa tahun lalu. Mereka sekeluarga kemudian pindah dari Banten ke Kalimantan Barat untuk memulai hidup baru sambil berdagang.

“Kami sebenarnya terus mengawasi Mila, tapi kadang dia keluar tanpa sepengetahuan kami dan membawa bayinya,” ungkap Lia. Dia juga menyebutkan kendala pengobatan sempat terjadi karena proses administrasi BPJS Kesehatan yang belum aktif. Saat ini pihak keluarga sedang menunggu aktivasi layanan BPJS yang diperkirakan memakan waktu sekitar 45 hari. Mereka berharap adanya percepatan dari pemerintah daerah agar Mila bisa segera mendapat penanganan dari rumah sakit jiwa.

"Semoga segera ditemukan solusinya, jadi kami berharap bantuan dari pemerintah agar anak saya dapat segera dirawat," harapnya.

Kepala Puskesmas Sungai Pinyuh, drg. Etty, menyampaikan bahwa tim medis telah melakukan pemeriksaan awal terhadap Mila. Hasilnya menunjukkan kondisi fisiknya stabil, namun dibutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan jiwa untuk penanganan lebih lanjut. “Penanganan medis awal sudah kami lakukan. Tapi untuk perawatan lebih intensif, pasien perlu dirujuk ke rumah sakit jiwa,” jelasnya.(wah)

Editor : Indra Zakaria