Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ekonomi Kalbar Melesat 5,39 Persen, Sukses Lampaui Rata-Rata Nasional di Tahun Pertama Norsan

Redaksi Prokal • 2026-02-21 13:21:17

Ria Norsan
Ria Norsan

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berhasil menorehkan catatan impresif dalam satu tahun terakhir dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,39 persen. Angka ini menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi daerah karena berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,11 persen.

Capaian positif tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalbar Tahun 2027 di Kantor Gubernur pada Jumat sore.

Keberhasilan di sektor pertumbuhan ekonomi juga diikuti dengan perbaikan signifikan pada sejumlah indikator makro lainnya. Pemerintah provinsi mencatat angka kemiskinan kini berhasil ditekan hingga menyentuh 5,97 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka menunjukkan tren penurunan ke posisi 4,63 persen. Selain itu, keadilan distribusi pendapatan di tengah masyarakat juga membaik yang tercermin dari angka rasio Gini di level 0,308. Menurut Norsan, satu tahun pertama masa jabatannya bersama Wakil Gubernur merupakan fase krusial dalam membangun fondasi pembangunan yang berbasis pada kinerja terukur dan tepat sasaran.

Menatap tahun 2027, pemerintah daerah telah mematok target yang lebih ambisius dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,27 hingga 6,47 persen. Kesejahteraan masyarakat juga diprediksi terus meningkat dengan PDRB per kapita yang ditargetkan mencapai angka Rp65,78 juta hingga Rp69,97 juta. Dari sisi fiskal, pendapatan daerah diproyeksikan mampu menyentuh angka Rp5,59 triliun, yang akan dialokasikan secara efisien untuk mendukung lima isu strategis pembangunan daerah.

Arah kebijakan pembangunan ke depan akan difokuskan pada percepatan ekonomi melalui daya tarik investasi dan hilirisasi produk unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur berbasis teknologi. Gubernur juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta tata kelola pemerintahan yang transparan. Dengan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimis seluruh program yang dirancang akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah secara berkelanjutan. (*)

Editor : Indra Zakaria