Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Polres Kubu Raya Imbau Masyarakat Tak Berspekulasi Terkait Kasus Kematian Santri

Redaksi Prokal • 2026-03-14 06:45:00

Irfan Zaki Azizi (16) meninggal dunia pada Jumat (13/3) setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (ISTIMEWA)
Irfan Zaki Azizi (16) meninggal dunia pada Jumat (13/3) setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (ISTIMEWA)

PROKAL.CO- Pihak kepolisian meminta publik untuk tenang dan bijak dalam menyikapi kasus kematian Irfan Zaki Azizi, santri yang diduga menjadi korban penganiayaan di salah satu pondok pesantren di Sungai Kakap. Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial.

Ade menegaskan bahwa saat ini kepolisian tengah bekerja maksimal untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Seluruh proses penyelidikan dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Setiap langkah yang diambil kepolisian, menurutnya, akan selalu berlandaskan pada fakta hukum dan alat bukti yang ditemukan di lapangan guna menjamin keadilan bagi pihak korban dan keluarganya.

Sebagai bentuk keterbukaan, Polres Kubu Raya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki informasi valid terkait peristiwa tersebut. Masyarakat yang mengetahui detail kejadian diharapkan dapat memberikan keterangan kepada penyidik untuk mempercepat proses pengungkapan kasus. Polisi berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini secara transparan agar penyebab pasti kematian santri berusia 16 tahun tersebut dapat segera terang benderang. (*)

Editor : Indra Zakaria