Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Konektivitas Kalimantan Menguat: Rute Penerbangan Ketapang–Pangkalan Bun Resmi Beroperasi Kembali

Redaksi Prokal • 2026-03-14 08:45:00

RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka penerbangan rute Ketapang-Pangkalan Bun, Rabu (11/3). (ISTIMEWA)
RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka penerbangan rute Ketapang-Pangkalan Bun, Rabu (11/3). (ISTIMEWA)

 

KETAPANG- Setelah beberapa tahun sempat nonaktif, rute penerbangan yang menghubungkan Ketapang (Kalimantan Barat) dengan Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah) akhirnya resmi dibuka kembali. Pengoperasian rute strategis ini diresmikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pada Rabu, 11 Maret 2026. Momentum ini terasa spesial karena menjadi kado bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-608 Kabupaten Ketapang.

Penerbangan rute ini dilayani oleh maskapai Wings Air menggunakan armada pesawat ATR 72-500 berkapasitas 70 kursi. Jadwal penerbangan telah ditetapkan sebanyak empat kali dalam seminggu, yakni setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Kehadiran rute ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus melalui jalur darat yang panjang dan melelahkan untuk berpindah antarprovinsi di pulau Kalimantan.

Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa pembukaan kembali jalur udara ini bukan sekadar urusan transportasi, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses yang lebih terbuka, arus barang dan jasa diharapkan semakin lancar, serta memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar hingga ke wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini selaras dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Ketapang sebagai wilayah yang maju, terbuka, dan mandiri secara ekonomi.

Rencana penguatan konektivitas udara Ketapang tidak berhenti di sini. Pemerintah Kabupaten Ketapang juga tengah mempersiapkan target besar berikutnya, yaitu pembukaan rute langsung Ketapang–Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) yang diproyeksikan terealisasi pada pertengahan tahun ini. Dengan dukungan terminal baru yang segera beroperasi, Ketapang optimis dapat meningkatkan frekuensi pergerakan pesawat dan memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional. (*)

Editor : Indra Zakaria