PONTIANAK — Perum DAMRI Cabang Pontianak memastikan kesiapan penuh dalam melayani lonjakan penumpang selama musim mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Sebanyak 64 unit armada telah disiagakan untuk menjangkau 20 rute pelayanan, yang terdiri dari 17 rute angkutan penumpang dan tiga rute khusus logistik di seluruh wilayah Kalimantan Barat hingga lintas provinsi dan negara.
General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional tahun ini. Seluruh armada telah melewati serangkaian inspeksi teknis dan perawatan menyeluruh untuk menjamin kendaraan dalam kondisi prima. Tak hanya kesiapan mesin, kesehatan para pengemudi juga dipantau secara berkala guna memastikan mereka dalam kondisi fisik yang fit saat melayani masyarakat.
Langkah ekstra diambil untuk rute-rute jarak jauh yang menempuh perjalanan di atas 400 kilometer. DAMRI mewajibkan adanya dua pengemudi dalam satu armada guna menjaga stamina dan keamanan selama di perjalanan. Selain itu, fasilitas workshop di Terminal ALBN Ambawang juga disiagakan penuh sebagai pusat dukungan teknis jika sewaktu-waktu diperlukan penanganan cepat pada kendaraan.
Saat ini, geliat arus mudik mulai terasa dengan adanya peningkatan signifikan pada penjualan tiket, baik melalui loket fisik maupun platform digital seperti DAMRI Apps, Traveloka, dan redBus. Puncak arus mudik sendiri diprediksi akan terjadi pada 18 Maret 2026, dengan fokus kepadatan pada rute-rute populer seperti Pontianak menuju Sintang, Nanga Pinoh, hingga Putussibau. Jalur antarprovinsi menuju Pangkalan Bun dan Palangkaraya juga tercatat menunjukkan permintaan kursi yang cukup tinggi.
Menanggapi antusiasme masyarakat, Ahmad Bukhari membuka peluang untuk melakukan penambahan armada pada rute yang mengalami lonjakan permintaan ekstrem. Sementara untuk arus balik, kepadatan diperkirakan baru akan mulai melandai kembali ke arah Pontianak pada H+3 hingga H+5 Lebaran. Masyarakat pun diimbau untuk segera mengamankan tiket keberangkatan lebih awal agar tidak kehabisan tempat duduk di tengah tingginya mobilitas menjelang hari raya.(*)
Editor : Indra Zakaria