Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Zonasi PPDB Tuai Masalah Serius, Komisi IV Akan Panggil Disdik

miminradar-Radar Banjarmasin • 2019-07-03 13:02:24

BANJARMASIN - Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin menyambangi SMPN 3 Banjarmasin, kemarin (2/7). Mereka ingin melihat langsung proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di kawasan Banjarmasin Timur itu.

Hasilnya, ditemukan masalah serius. PPDB berdasarkan Perwali baru ini ternyata amat membatasi pilihan orang tua. Karena zonasi kini mengacu wilayah kecamatan, bukan lagi berdasarkan perhitungan jarak.

Wakil Ketua Komisi IV Zainal Hakim menyebut, tak sedikit orang tua yang gagal mendaftarkan anaknya di sekolah terdekat. Karena ternyata berada di luar zona. “Padahal sekolahnya berdekatan saja dengan rumah. Tapi karena sudah beda kecamatan, akhirnya tak bisa mendaftar,” sebutnya.

Dia berjanji, dalam waktu dekat akan memanggil Dinas Pendidikan untuk berembuk. "Ini catatan penting. Sebagai bahan evaluasi. Apa-apa yang menjadi kekurangan PPDB harus dibenahi. Sehingga tidak merugikan masyarakat," imbuh politikus PKB tersebut.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Banjarmasin Ahmad Suhaidi mengaku pihaknya harus bekerja ekstra. Pegawai dan staf yang ada harus dimaksimalkan. Karena hingga kemarin mereka masih disibukkan dengan proses input nama-nama calon siswa yang menumpuk pada hari pendaftaran pertama, Senin (1/7) tadi.

"Sementara data yang masuk baru 78 calon siswa. Sedangkan untuk data pendaftar hari ini, belum sempat diverifikasi," katanya.

Maklum, SMP 3 cuma menyediakan empat komputer dan empat operator. Pada hari terakhir pendaftaran, besok (4/7), Suhaidi berencana membuka PPDB sampai tuntas. Tanpa batasan waktu.

SMP di Jalan Pangeran Antasari itu memiliki kuota 173 kursi yang terbagi pada enam kursi. Meski zonasi banyak diprotes, Suhaidi enggan mengeluh. "Alhamdulillah, sejauh ini lancar. Tak ada kendala berarti," pungkasnya. (nur/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#ppdb online #Banua Pendidikan