Sebenarnya, baru-baru ini saja Lubuk Pandu naik daun. Setelah beberapa pembuat konten menayangkan videonya di YouTube.
Sekarang, pada akhir pekan, Lubuk Pandu selalu ramai dengan pelancong. Para remaja seolah berlomba mengunggah foto dan video Lubuk Pandu ke sosial media.Lubuk Pandu memiliki danau-danau kecil, ada yang jauh masuk ke dalam hutan. “Ini kalau tidak dikelola sayang sekali,” ujar Hendrie. Penulis pun menodongnya. Dia kan polisi, mestinya bisa menggerakkan masyarakat sekitar untuk memajukan wisata itu.
Untungnya dia mengangguk. “Sedang berjalan ke arah sana. Kami dan tokoh masyarakat beberapa kali berdialog,” akunya.
Oh iya, jika Anda ingin ke sana cukup mudah. Lokasi danau itu persis berada di belakang kantor Polsek Kelumpang Barat. Mapolsek ini mudah dicari karena berada persis di tepi jalan nasional.
Jika ke sana, ada baiknya pada siang hari dan ketika cuaca sedang cerah.Kalau sedang mendung, kejernihan danau akan memantulkan suasana muram dari langit di atasnya. Seperti cermin.Untuk jangka panjang, pemerintah daerah harus benar-benar memastikan kawasan hulu Sungai Lintingan tidak dibalak atau ditambang. Jika itu terjadi, habislah….
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Risa Ahyani belum lama tadi kepada penulis mengatakan, sampai saat ini pemkab berkomitmen mengembangkan destinasi wisatanya.Pertimbangannya sederhana, jika perekonomian bersandar pada pertambangan batu bara saja, lambat laut akan habis dikeruk. Wisata adalah pilihan rasional untuk masa depan.
Sayangnya, diakuinya, anggaran daerah masih terbatas untuk mengembangkan semua potensi wisata yang dimiliki Kotabaru. Sementara ini, masih terfokus ke destinasi yang kadung terkenal. Misalnya Gunung Mamake, Siring Laut, Meranti dan Teluk Temiang.
Data berbicara, terjadi peningkatan wisatawan dari tahun ke tahun. Hasil pengamatan penulis, Teluk Temiang adalah jujukan yang kerap didatangi pelancong secara berkala. Jika di Lubuk Pandu kita bisa menatap wajah dewa-dewi bermain di awan, maka di Teluk Temiang kita bisa melihat sang penjaga siang tenggelam di ujung barat. Itulah Kotabaru, darat dan lautnya memang menawarkan banyak pesona. (gr/fud)