Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Buat Konsumsi Jemaah Haul Guru Sekumpul, Sumbangan Sapi Diprediksi 200 Ekor

izak-Indra Zakaria • 2024-01-07 01:14:47
DI KANDANG: Kepala UPT Rumah Pemotongan Hewan Kabupaten Banjar Muhammad Taufik memperlihatkan sapi yang siap dipotong untuk konsumsi menjelang Haul Guru Sekumpul, Jumat (5/1). (FOTO: SHEILLA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)
DI KANDANG: Kepala UPT Rumah Pemotongan Hewan Kabupaten Banjar Muhammad Taufik memperlihatkan sapi yang siap dipotong untuk konsumsi menjelang Haul Guru Sekumpul, Jumat (5/1). (FOTO: SHEILLA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)

Ratusan ekor sapi disiapkan untuk dikonsumsi para jemaah Haul ke-19 Guru Sekumpul. Sapi sumbangan warga tersebut akan disebar ke dapur umum untuk dihidangkan bersama nasi samin sebagai masakan khas setiap Haul Guru Sekumpul.

Kasi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, drh Asep Yusuf menyampaikan kurang lebih 150 ekor sapi dipotong tahun lalu. Sedangkan tahun ini, dipastikan mengalami peningkatan hingga 200 ekor lebih.

Sebelum dipotong, Asep mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan kesehatan baik itu secara ante-mortem maupun post-mortem. Supaya ketika dipotong daging tersebut laik dikonsumsi. "Biasanya kami melakukan pengecekan kesehatan ketika hewan ternak sudah datang.

Untuk kondisi kesehatan hewan biasanya paling sering ditemukan sapi yang kelelahan dan kakinya agak pincang karena berjejal di mobil angkutan," jelas Asep, Jumat (5/1). Untuk mengatasi hal itu, kata Asep, pihaknya sudah menyiapkan vitamin agar hewan tersebut cepat pulih dan siap dipotong.

Jenis sapi yang kerap dipilih warga pada Haul Guru Sekumpul kebanyakan jenis Sapi Bali. "Berat Sapi Bali pada umumnya berkisar 250 sampai 350 kilogram per ekor. Sementara berat dagingnya kisaran 60 sampai 100 kilogram. Itu mencukupi untuk dibagikan ke beberapa dapur umum," bebernya.

Asep memastikan kesehatan setiap sapi yang akan dipotong dalam kondisi sehat dan bebas virus. "Seperti virus PMK di Kabupaten Banjar, kita sudah bebas karena vaksinasi pada hewan juga terus digencarkan," terangnya. 

Kepala UPT Rumah Pemotongan Hewan Kabupaten Banjar, Muhammad Taufik menyampaikan saat ini baru tiga ekor sapi yang mau masuk ke rumah pemotongan hewan dalam rangka Haul Guru Sekumpul. "Untuk pemotongan hewan kebanyakan dilakukan secara mandiri di dapur umum. Kalau di UPT sini informasi sementara baru tiga ekor, dan itu kemungkinan bisa bertambah mendekati hari pelaksanaan," ucap Taufik.

Ia menegaskan bagi warga maupun relawan yang mau memotong hewan di rumah pemotongan hewan ini akan digratiskan. “Selama tujuannya untuk kegiatan ibadah seperti kurban ataupun haul," tutupnya.

Sebelum Haul, Bundaran Bungur Harus Beres

Kelancaran arus untuk jemaah Haul Guru Sekumpul di Martapura jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tapin. Utamanya pengerjaan Bundaran Bungur harus cepat selesai agar tidak menjadi biang kemacetan.

Untuk memastikan itu, Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin bersama Kapolres Tapin AKBP Sugeng Priyanto memantau bundaran yang berada di Kecamatan Bungur tersebut. “Minimal jalannya bisa mulus sebelum pelaksanaan Haul Guru Sekumpul nanti,” katanya, Kamis (4/1).

Kabupaten Tapin merupakan salah satu jalur dari Banua Enam untuk menuju ke Sekumpul. Bahkan banyak pengendara dari Provinsi Kaltim maupun Kalteng juga lewat di Bumi Ruhuy Rahayu. “Secara progres memang agak terlambat. Tapi, semoga sesuai kontrak yakni tanggal 12 Januari ini bisa selesai,” paparnya.

Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto memberitahukan secara umum kesiapan pengamanan jalur. “Memang ada beberapa ruas jalan yang masih dikerjakan seperti di Bundaran Bungur, dan di Kilometer 94 ada perbaikan gorong-gorong,” tuturnya.

Ia berharap pengerjaannya bisa segera selesai. “Antisipasi sementara ada pengaturan arus, bergantian dari Sat Lantas maupun Dishub,” jelasnya.

Salah satu pekerja, Agus meyakini bahwa pengerjaan bundaran maupun jalan sudah selesai sesuai kontrak 12 Januari ini. “Untuk diameter bundaran 41,6 meter. Jalan kanan maupun kiri selebar 10 meter. Progresnya sudah 67 persen,” pungkasnya. (*)

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria