BANJARBARU - Setelah DPC PDIP Banjarbaru, DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) juga membuka pendaftaran bagi Bacalon yang siap bertarung di Pilkada serentak di Banjarbaru. Pendaftaran dibuka selama satu bulan; 23 September-23 Oktober 2019.
Menurut Sekretaris DPD Nasdem Banjarbaru, Takyin Baskoro. Pembukaan Pendaftaran ini dihelat serentak seluruh Indonesia. Baik dari tingkat Provinsi sampai ke Kabupaten/Kota, tak terkecuali Banjarbaru.
"Efektifnya memang dari tanggal 25 September ini. Karena dari 23 itu kita lagi fokus membentuk panitia penjaringan pendaftaran calon kepala daerah," katanya, kemarin.
Soal mengapa baru sekarang membuka pendaftaran. Baskoro menjawab jika pihaknya hanya menuruti kebijakan dari DPP (pusat). "Itu keputusan pusat, yang jelas kita akan menurutinya."
Menariknya, dalam mekanisme pendaftaran di Nasdem. Rupanya internal Parpol sepakat jika akan memangkas tradisi mengambil formulir langsung oleh Bacalon.
Yang mana diketahui sendiri, jika selama ini Bacalon akan datang ke kantor DPC untuk mengambil formulir. Maka di Nasdem hanya lewat jalur online. "Iya kita pangkas tradisi itu, ini untuk efisiensi dan juga menyesuaikan perkembangan zaman. Apalagi Banjarbaru mengusung smart city. Sehingga kita turut mengaplikasikannya," katanya.
Lalu bagaimana alurnya? DPD Nasdem kata Baskoro akan menyediakan Call Center yang akan siaga dan bisa dihubungi oleh bacalon.
"Silakan hubungi ke call center kita, ada tiga nomer (salah satunya 081250030494). Selanjutnya pihak panitia akan mengirimkan file persyaratan pendaftaran lewat email Bacalon tersebut," katanya.
Artinya, dengan mekanisme ini maka tak ada lagi tradisi Bacalon diekspos ketika ingin melamar ke Parpol tak berlaku di Nasdem. Meski begitu, Baskoro menegaskan jika pengembalian formulir tetap secara konvensional di kantor DPD Nasdem Banjarbaru.
"Sehingga kita akan melihat siapa Bacalon yang benar-benar ingin serius untuk maju ketika pengembalian berkas nanti. Kalau sekadar mengambil kan bisa saja tidak serius," tandasnya.
Ketika dikulik apakah sudah ada Bacalon yang mendaftar ke Nasdem. Baskoro menyebut secara formal belum ada. Hanya saja, untuk komunikasi yang mengarah ke pendaftaran terangnya sudah ada dua pasang bacalon.
"Sudah ada dua pasang. Namun masih tanya-tanya soal pendaftarannya bagaimana. Kita tentu menunggu yang resmi juga," katanya.
Nasdem memang tergolong parpol incaran dalam Pilwali nanti. Pasalnya, dengan amunisi 4 kursinya. Nasdem akan jadi modal besar untuk melenggang ke kontestasi demokrasi kelak.
Meski tak mau membeberkan secara rinci atas dua pasangan yang mulai PDKT dengan Nasdem Banjarbaru. Namun, dapat dipastikan jika kedua pasangan tersebut dari Duet Petahana; Nadjmi-Jaya dan sang penantang; Aditya-Iwansyah.
Atas hal ini, AR Iwansyah yang memastikan akan maju di Pilwali dengan berpasangan bersama Aditya tak menampik kabar ini. Diakui olehnya kalau ia sudah ada menjajaki komunikasi dengan Nasdem Banjarbaru terkait Pilwali nanti.
"Tapi masih sebatas lisan, belum formal. Dari kita juga belum bisa memastikan kapan akan mendaftar, masih mengatur jadwalnya dulu," kata Iwansyah.
Sementara itu, dari kubu petahana, Darmawan Jaya S menjawab kalau memang pihaknya juga ada berkomunikasi dengan Nasdem. Namun, senada dengan calon lawannya nanti, komunikasi masih sebatas lisan. "Sementara itu kita akan mengatur jadwal dahulu untuk proses pendaftaran," jawabnya. (rvn/bin/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin