Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Di Al Falah, Santriwati Sudah Beraktivitas Normal

miminradar-Radar Banjarmasin • 2020-08-17 10:40:36
Pesanten Al Falah Banjarbaru. | Foto: Laduni.id
Pesanten Al Falah Banjarbaru. | Foto: Laduni.id

BANJARBARU - Sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru dikabarkan tertular Covid-19. Santri yang terkonfirmasi positif ini pun sudah menjalani karantina sebagai upaya pemulihan dan mencegah penularan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru, Rizana Mirza mengonfirmasi bahwa memang ada santriwati dari Ponpes Al Falah Puteri yang dinyatakan positif. Hal ini usai pihaknya melakukan swab test (tes usap) kepada santri yang terindikasi.

"Kebetulan puskesmas kita di wilayah sana ada program pembinaan untuk ke ponpes. Lalu ada mendapat informasi bahwa ada beberapa santri yang mengalami gejala seperti demam dan batuk. Kauirnya kita berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Ponpes untuk mengecek hal ini," kata Rizana.

Setelah dilakukan pemeriksaan, maka saat itu kata Rizana ada puluhan santriwati yang dilakukan karantina di LPMP Banjarbaru. Hal ini katanya sebagai upaya pencegahan mengingat santri-santri ini ada potensi terindikasi Covid.

"Total ada 36 santriwati yang kita lakukan tes swab dan karantina. Dari hasil swab, 18 orang diantaranta terkonfirmasi positif. Lalu kita lakukan swab kedua, dan hasilnya Alhamdulillah negatif serta melewati masa inkubasi," urainya.

Karena swab kedua telah dinyatakan negatif. Maka kini, santri-santri yang sebelumnya dikarantina ini tegas Rizana sudah kembali ke ponpes mereka menuntut ilmu. "Tepat hari ini (kemarin, red) sudah dipulangkan karena memang telah dinyatakan sembuh," tegasnya.

Secara terpisah, Pimpinan Ponpes Al Falah Puteri, H Mukhlis Kaspul Anwar ketika dikonfirmasi turut membenarkan kabar ini. Ditegaskannya bahwa santriwati yang sebelumnya dikarantina telah beraktivitas normal kembali.

"Kita tegaskan bahwa Ponpes Al Falah Puteri tidak libur, kegiatan belajar mengajar berjalan normal. Memang sebelumnya ada beberapa santriwati yang diisolasi karena diduga terpapar Covid-19," kata Mukhlis.

Per tanggal 16 Agustus, seluruh santriwati ini kata Mukhlis telah dikembalikan dan dinyatakan sehat serta bebas dari mengidap Covid-19. "Seluruh santriwati di pondok dalam keadaan sehat walfiat dan melaksanakan kegiatan seperti biasa," sambungnya.

Ditanya ihwal bagaimana awal mulanya ada sebagian santri yang diduga tertular Covid-19. Mukhlis mengatakan hal ini berawal ada gejala dari santrinya yang disebut mengarah ke Covid-19.

"Ada gejala hilang penciuman, kemudian ponpes bekerjasama dengan puskesmas kecamatan untuk menindaklanjutinya," tuntasnya. (rvn/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona #Banua Pendidikan