Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Satu Indukan Satu Anak Sapi

miminradar-Radar Banjarmasin • 2020-09-29 09:03:24
SAPI: Warga Desa Tanjung Kecamatan Bajuin mengikuti kegiatan Pelayanan Perbibitan, Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Kebuntingan.
SAPI: Warga Desa Tanjung Kecamatan Bajuin mengikuti kegiatan Pelayanan Perbibitan, Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Kebuntingan.

PELAIHARI - Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada para peternak, terkait kesehatan sangat penting. Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemkab Tala melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan kegiatan Pelayanan Perbibitan, Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Kebuntingan di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin, Kamis (17/9).

Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Vetriner, Pasca Panen dan Pengolahan Hasil pada Disnakkeswan Tala drh Taufik, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa pelayanan kali ini ditekankan pada  pemeliharaan indukan yang baik.

Pihaknya berharap, peternak mampu melaksanakan manajemen pemeliharaan indukan dengan baik, sehingga dapat memperpanjang masa produktifitas indukan. Keberhasilan pemeliharaan sapi betina sangat ditentukan oleh baiknya proses reproduksi (perkembangbiakan) sapi induk. 

drh Taufik juga menjelaskan, bahwa sapi dapat beranak satu kali dalam setahun, sehingga kelahiran yang lancar akan sangat menguntungkan bagi peternak. Dengan memperhatikan dan memeriksa secara rutin kesehatan, sapi Indukan dapat terhindar dari gangguan organ reproduksi, dan hal merugikan lain. Seperti kematian pada induk maupun anak sapi setelah proses kelahiran.

Sa'in salah satu peternak Desa Tanjung Kecamatan Bajuin mengaku, ikut merasakan keuntungan perkembangbiakan sapi indukan yang dimilikinya.

“Saya memiliki satu indukan yang hingga saat ini sudah bisa menurunkan 5 ekor sapi, Alhamdulillah sapi jenis Simmental yang saya pelihara, sangat produktif, setiap tahunnya selalu bunting. Sekarang saya memelihara yang betina saja, yang Sapi Jantan sudah saya jual beberapa waktu lalu menjelang Iduladha," ujarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Warno, Petugas pada Unit Layanan Inseminasi  Buatan Desa Tanjung Kecamatan Bajuin, bahwa setiap tahun sapi milik Sa’in dapat menghasilkan satu anak sapi (pedet) dan ketika di Inseminasi Buata (IB) pun selalu berhasil dalam satu kali inseminasi. 

"Beliau  juga rutin berkomunikasi dengan kami apabila sapi yang dipelihara terlihat tanda birahi, sehingga dapat dilakukan IB pada waktu yang tepat," ujar Warno.

Warno juga menambahkan, bahwa jenis sapi yang dominan dipelihara di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin adalah Sapi Simmental dan Limousine, dan beberapa diantaranya juga terdapat Sapi jenis Peranakan Ongole. 

"Respons para peternak sangat baik dengan adanya Pelayanan Perbibitan, Kesehatan Hewan dan Pemeriksaan Kebuntingan, untuk memaksimalkan pelayanan kami mengajak peternak untuk mengumpulkan sapinya di titik kumpul pelayanan," tambah Warno.

Terdata ada 76 ekor akseptor yang terdiri dari 13 ekor sapi jantan, 45 ekor sapi betina dan 18 anak sapi (pedet). 

Pemeriksaan Kebuntingan sejumlah 9 ekor, Inseminasi Buatan 4 Ekor. Selain Layanan pemeriksaan kesehatan hewan, dalam pelayanan ini juga dilakukan pemberian vitamin dan obat cacing pada ternak, sejumlah 50 ekor sapi diberikan obat cacing. (ard/Diskominfo/by/ram)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Pemkab Tanah Laut