Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ingin Reptilmu Jinak..? Tipsnya ya Sering-seringlah Dipegang

izak-Indra Zakaria • 2020-12-28 06:31:52
JINAK KOK: Inilah Simon, kadal Afrika yang menjadi peliharaan Gusti Aulia Rahman
JINAK KOK: Inilah Simon, kadal Afrika yang menjadi peliharaan Gusti Aulia Rahman

Simon dan Bimo adalah nama panggilan dua jenis kadal yang tergolong liar. Tapi di pangkuan majikannya, kedua reptil ini jinak seperti kucing.

-- Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin --

NAMA spesies Simon adalah Savmon. Singkatan dari Savannah Monitor. Berasal dari Afrika, Simon adalah milik Gusti Aulia Rahman.

Ahad (27/12) siang di halaman Jungle Coffee di Jalan Pramuka, para pencinta reptil di Banjarmasin menggelar kontes.

Kadal sepanjang 80 sentimeter itu hilir mudik. Melangkah dengan santai. Tak henti-hentinya menjulurkan lidah.

Simon tampak cuek dengan manusia di sekitarnya. Bahkan, kadal dengan warna kulit cokelat bebercak putih itu membiarkan orang-orang mengelus tubuhnya.

Agar Simon lebih gampang diawasi, Aulia selalu mengikutinya. Sesekali menarik tali kekang yang melilit tubuh Simon.

Simon yang gembul itu, bisa digendong dan dipangku Aulia dengan mudahnya. Seperti Anda mengelus-elus seekor kucing.

Kepada Radar Banjarmasin, Aulia menuturkan, Simon menjadi jinak karena sudah ia pelihara sejak kecil.

Simon diadopsi dari salah seorang pencinta reptil. Kini umurnya tepat satu tahun. "Kalau besar, pertumbuhannya bisa lebih dari 1,5 meter. Tergantung ukuran kandangnya," ujarnya.

Menurutnya, memelihara Simon cukup gampang. Selain tak makan setiap hari, mandinya juga beberapa hari sekali. Tak perlu perawatan ekstra.

"Cukup perhatikan kebersihan kandang. Kalau makan, cukup dua atau tiga hari sekali. Bisa dikasih tikus putih atau daging ayam. Sedangkan untuk camilan biasanya jangkrik," jelasnya.

Di rumahnya di kawasan Banjarmasin Timur, pemuda 28 tahun itu juga memelihara iguana dan kura-kura.

"Awalnya ingin mengajari anak agar mencintai binatang. Eh malah bapaknya yang 'keracunan'," ungkap ayah dua anak itu kemudian tergelak.

Selain Aulia, juga ada Daus. Pemuda 24 tahun asal Banjarbaru itu juga menggendong seekor kadal. Kadal yang digendongnya tampak familiar.

Kulitnya hitam dengan corak kehijau-hijauan. Tak asing karena kadal ini pernah viral. Menjadi meme setelah tertangkap kamera saat menaiki pagar rumah.

Ya, ini biawak air. Nama bekennya Varanus Salvator. Oleh Daus, diberi nama Bimo.

Umurnya satu tahun satu bulan. Dibandingkan Simon, Bimo memang lebih lincah.

Di pangkuan Daus, Bimo sesekali melompat ke bahu orang lain yang berdiri di dekatnya. "Tidak, Bimo tidak menggigit. Bimo juga jinak," kata Daus menenangkan.

Bimo juga dipelihara sedari anakan. Rajin dipegang Daus agar menjadi jinak. Benar saja. Ketika dielus, Bimo hanya diam.

"Tipsnya, sedari kecil kandangnya diletakkan di tempat yang sering dilewati orang-orang. Atau, sering-sering dipegang saja. Pasti jinak," tambahnya.

Urusan makanan, Daus harus selektif. Bukan tanpa alasan, agar ketika sewaktu-waktu Bimo menggigit, tidak mengakibatkan infeksi.

"Infeksi muncul karena makanan yang dikonsumsinya sembarangan. Makan sembarangan tentu menimbulkan bakteri," jelasnya.

Maka Bimo kerap diberi ikan segar atau udang. Apakah Daus sendiri pernah digigit Bimo? Jawabannya pernah.

"Tapi langsung dilepas Bimo. Karena dia tahu mana yang makanan dan mana yang bukan," tutupnya seraya terkekeh. (fud/ema)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Feature Umum #event #Banua Tani, Sawah, dan Ternak