Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dongeng yang Mencerdaskan

miminradar-Radar Banjarmasin • 2021-03-20 06:33:50
Penulis: Nor Hasanah S.Ag, M.I.Kom
Penulis: Nor Hasanah S.Ag, M.I.Kom

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita sudah sangat akrab dengan kegiatan saat kecil yang namanya membaca dongeng. Membaca dongeng memang sudah menjadi tradisi sejak zaman dahulu, tetapi dengan seiring berjalannya waktu, membaca dongeng digantikan dengan kegiatan berkaitan dengan perkembangan teknologi. Tapi dengan adanya teknologi, justru mempermudah membaca dongeng dengan baca online yang lebih seru.

===============================
Oleh: Nor Hasanah S.Ag, M.I.Kom
Pustakawati UIN Antasari Banjarmasin
===============================

Saking pentingnya arti dongeng, maka dibuatlah sebuah momentum Hari Dongeng Sedunia atau World Storytelling Day yang diperingati setiap 20 Maret. Sejarah Hari Dongeng Sedunia bermula dari peringatan Hari Mendongeng Nasional di Swedia yang dimulai pada 1991. Di Swedia, hari itu disebut “Alla berättares dag” atau Hari Semua Pendongeng. Sementara, pada tahun 1997, para pendongeng di Australia juga merayakan cerita atau dongeng selama lima minggu. Hari itu dikenal sebagai Hari Narator Lisan Internasional (International Day of Oral Narrators).

Pada tahun yang sama, Meksiko dan negara-negara Amerika Latin juga turut merayakan Hari Pendongeng Nasional sendiri. Dan pada 2002, Skandinavia membuat jaringan web penceritaan yang disebut Ratatosk. Melalui jejaring itu hari nasional untuk mendongeng menyebar dari Swedia ke Norwegia, Denmark, Finlandia, dan Estonia. Satu tahun berselang, gagasan hari mendongeng sedunia menyebar ke negara lain.

Istilah dongeng memang sering kita dengar, tetapi dari makna sebenarnya kadang orang belum terlalu paham. Secara singkat dongeng merupakan bentuk sastra lama yang menceritakan mengenai suatu hal yang fiksi atau artinya tidak nyata, namun tetap sangat disukai oleh banyak orang, khususnya anak-anak. 

Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau juga cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang yang mempunyai fungsi untuk dapat mengajarkan nilai-nilai moral, serta juga sebagai hiburan.

Dari pengertian dongeng yang dipaparkan di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pengertian dongeng itu merupakan salah satu jenis karya sastra yang menceritakan sesuatu hal yang fiktif, hanya cerita yang tidak nyata benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh). Berupa perkataan, dan sebagainya, yang digunakan sebagai pelajaran, serta sebagai hiburan bagi masyarakat.

Sebagai contoh dongeng yang terkenal di Indonesia seperti cerita Malin Kundang yang merupakan cerita rakyat yang berasal dari Sumatera Utara, cerita Bawang Merah dan Bawang Putih yang berasal dari daerah Riau, cerita Timun Mas dari tanah Jawa Tengah, dan sebagainya.

Sampai saat ini dongeng diakui sebagai sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan dan mencerdaskanserta memiliki banyak manfaat yang luar biasa bagi anak-anak. Lewat mendengarkan atau membaca dongeng dapat mendorong mengembangkan pola pikir dan daya imajinasi belajar anak, serta memancing anak untuk tertarik dengan bacaan. Apalagi, selama berkegiatan di rumah, anak pasti juga mengalami rasa bosan dan mencari hiburan di sekitarnya. Dongeng dapat membantu orang tua mengisi waktu anak-anak dengan sesuatu yang menyenangkan dan edukatif. Sehingga, anak bisa tumbuh dan berkembang dengan bahagia di rumah.

Melalui isi cerita dongeng yang mencerdaskan, tentunya juga sangat bermanfaat terhadap perkembangan kognitif anak yang berhubungan dengan proses belajar yang bertahap seperti memori, dan logika berpikir. Dongeng berbentuk ilustrasi bergambar bisa menyampaikan pesan penting kepada anak. Dengan membaca dongeng, anak bisa memperluas pengenalannya dengan objek dan tokoh-tokoh melalui buku bergambar. Selain itu, dongeng juga penting untuk meningkat cara memproses informasi, evaluasi, analisis dan lebih memahami sebab dan akibat dalam mengambil keputusan di hidup.

Dongeng juga mampu mengembangkan kemampuan berbahasa anak. Menurut para ahli, dengan menceritakan dongeng, anak akan mengalami peningkatan kemampuan berbahasa karena bisa mempelajari kosakata baru yang tidak diketahui sebelumnya. Selain itu, anak yang mendengar orang tua nya bercerita dongeng cenderung akan meningkatan kemampuan linguistiknya dibandingkan anak yang tidak didongengkan.

Dongeng juga mampu mengajarkan moral maupun pelajaran hidup yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. Dongeng mempunyai kelebihan untuk menyampaikan pesan kepada anak melalui penyampaian cerita yang seru, mudah dimengerti, dan menyesuaikan dengan umur anak. Di saat anak menjadikan dongeng sebagai bacaan rutin, akan memperluas wawasan mereka mengenai hal-hal yang tidak pernah dialami di kehidupan untuk mempersiapkan anak untuk tumbuh kembangnya. Garis besarnya, melalui dongeng, anak bisa menerapkan pesan yang disampaikan dari penulis ke dalam hidup sehari-harinya.

Dongeng juga mampu mempererat hubungan di antara anak dan orang tua. Sebagai orangtua, mereka mempunyai kesibukan tersendiri yang terkadang memperenggang hubungannya dengan anak. Dongeng dapat dijadikan jembatan atau alat untuk mempererat hubungan mereka. Sebagai contoh, dongeng bisa dijadikan sebagai aktivitas rutin sederhana yang menguntungkan dua pihak.
Di saat orangtua membacakan dongeng secara rutin kepada anak, orang tua dapat menjadi lebih dekat dengan anak. Dan sebaliknya, anak juga dapat memetik pelajaran dari dongeng yang disampaikan. Orang tua bisa meluangkan waktu hanya sekitar 15-30 menit untuk membacakan dongeng kepada anak sebelum tidur.

Kita berhadap dongeng sebagai sebuah tradisi yang sangat mencerdarkan dan mengandung nilai manfaat yang luar biasa bagi anak, bisa terus kita pertahankan dan jadikan sebagai lifestyle dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan generasi yang cerdas. (*)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#opini