BANJARMASIN - Sasaran utama dari vaksinasi tahap kedua adalah lansia. Sayang, capaiannya sendiri masih jauh dari target.
Ditargetkan 21.500 orang, sedangkan yang divaksin baru menyentuh angka 6 ribu orang. Pemko Banjarmasin perlu mencari cara agar capaian itu bisa didongkrak.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, mulai hari ini (1/4) bakal menggandeng pemuka agama dan pengurus rumah ibadah.
"Vaksinasinya nanti digelar di masjid dan tempat ibadah lainnya," jelasnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin (31/3).
Ditanya apa sebenarnya yang menjadi kendala program vaksinasi lansia, Machli menjawab, lansia kesulitan mengakses aplikasi pendaftaran vaksinasi.
"Tapi sudah dientaskan, sekarang cukup datang ke lokasi vaksinasi dengan membawa KTP saja," jaminnya.
Hambatan kedua, masih ada keluarga lansia yang meragukan manfaat vaksin. Sangsi apakah vaksin mampu mengatasi virus corona.
"Soal pemahaman. Mengatasinya perlu edukasi dan edukasi lagi. Apalagi masih banyak hoaks beredar," tambahnya.
Patut disebut, kesibukan keluarga untuk mengantarkan lansia ke puskesmas guna mendapatkan vaksin juga menjadi kendala.
Dikejar waktu, bagaimana bila target vaksinasi lansia tak tercapai?
Ditekankan Machli, vaksin punya masa kedaluwarsa. Yakni Juni nanti. Mau tak mau, jatah lansia itu akan dialihkan kepada yang lain.
Disebutkannya, dari stok 8.840 vial, sekarang tersisa 2.300 vial.
"Kalau upaya sudah maksimal, tapi target tak kunjung terpenuhi, terpaksa kami alihkan ke vaksinasi pelayan publik," tutupnya. (war/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin