Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hari Ini Kembali ke Sekolah, Lebih Cepat dari Rencana

miminradar-Radar Banjarmasin • Senin, 20 September 2021 - 20:58 WIB
JAM RAWAN: Kerumunan seusai pulang sekolah harus menjadi perhatian satgas. Foto diambil seusai PTS offline di Banjarmasin, belum lama ini. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
JAM RAWAN: Kerumunan seusai pulang sekolah harus menjadi perhatian satgas. Foto diambil seusai PTS offline di Banjarmasin, belum lama ini. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Akhirnya, sekolah di Banjarmasin dibuka. Dimulai hari ini (20/9). Serempak dari PAUD, SD hingga SMP. Baik negeri maupun swasta.

****

BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Banjarmasin menerbitkan surat edaran nomor 800/4647-Sekr/Dipendik/2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk tahun ajaran 2021-2022.

Dasarnya, Banjarmasin kini berada di PPKM level 3. Penularan COVID-19 juga mulai menurun.

Dalam edaran yang diteken Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto tersebut, diatur beberapa hal.

Bahwa PTM diizinkan untuk sekolah yang berada di zona kuning dan hijau. Lalu, capaian vaksinasi guru di sekolah sudah melebihi 80 persen.

Soal teknis, tak jauh berbeda dengan PTM sebelumnya. Yakni, kelas hanya diisi 50 persen dari jumlah siswa.
Selanjutnya, durasi belajar maksimal tiga jam sehari. Siswa juga diminta membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Mengingat kantin sekolah masih dilarang untuk dibuka.

Bagi siswa yang sedang sakit dilarang mengikuti PTM. Dari segi penyelenggara, sekolah diminta membuat evaluasi per pekan untuk dikirimkan kepada Disdik.

“Jika guru melihat ada siswa yang kurang sehat dengan gejala covid, maka harus segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat,” jelas Totok.

Terakhir, bila ditemukan kasus positif COVID-19 di sekolah, maka otomatis PTM bakal dihentikan. Setidaknya selama tiga hari untuk sterilisasi fasilitas pendidikan.

Totok pun optimis PTM bakal berjalan lancar. Karena sekolah sudah berpengalaman melaksanakannya. “Sekolah-sekolah sudah siap,” klaimnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menilai PTM membantu mengedukasi siswa untuk lebih tertib dan sadar dalam melaksanakan prokes.

Kebiasaan baik itu kemudian dibawa pulang ke rumah. “Karena saat berada di sekolah, guru-guru terus mengingatkan siswanya,” ujarnya. “Satgas covid juga akan terus memantau perkembangan PTM,” jaminnya.

Diwartakan sebelumnya, Disdik mengizinkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMPN Banjarmasin untuk menggelar ujian atau Penilaian Tengah Semester (PTS) secara offline dari tanggal 15 sampai 27 September.

Disdik mengisyaratkan, PTM bisa digelar mulai Oktober nanti. Ternyata, lebih cepat dari yang direncanakan. 

Perhatikan Kerumunan Antar Jemput

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memberikan lampu hijau kepada Dinas Pendidikan Banjarmasin untuk kembali membuka sekolah di tengah pandemi.

“Yang boleh PTM adalah sekolah di zona hijau dan kuning. Banjarmasin, sekarang sudah tak memiliki zona merah lagi. Jadi semua sekolah sudah memungkinkan untuk dibuka,” jelasnya kemarin (19/9).

Dia berpesan kepada guru dan siswa untuk tak lalai dan abai dalam menjaga prokes. Ibnu juga menjamin, pemko akan memberikan prioritas kepada guru dan pegawai sekolah dalam vaksinasi.

“Syarat kedua adalah sudah divaksin. Kecuali memang ada alasan medis sehingga tak bisa divaksin,” tambahnya.
Ditanya tentang vaksinasi pelajar, meski bukan syarat utama PTM, Ibnu memastikan anak-anak usia sekolah tetap menjadi target vaksinasi.

Ujian atau penilaian tengah semester (PTS) yang sedang dilaksanakan SMP bisa menjadi bahan acuan.
Pantauan Radar Banjarmasin beberapa hari terakhir, kerumunan masih kerap muncul di sekolah. Terlebih saat orang tua mengantar atau menjemput anaknya.

Disinggung fakta tersebut, Ibnu menyebut hal itu juga menjadi catatannya. “Waktu mengantar dan menjemput siswa yang berbarengan, sangat rentan terjadi penumpukan,” akunya.

Dia berharap, sekolah bisa mengatur dan menyiasati keadaan untuk menghindarinya. “Bila ada kerumunan, harus segera diurai,” tegasnya. (war/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Pendidikan