BATULICIN - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk meningkatkan potensi destinasi kawasan di daerahnya.
Hal itu diutarakan salah satu staf Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Dewa, usai menerima kunjungan kerja (Kunker) Komite Perencana Pembangunan Daerah Ir Anwar Ali Wahab dan Staf Khusus Bupati Tanbu Ir Yazidie Fauzie di kantor Kemenparekraf Jakarta, Selasa (1/3).
"Kami sangat mengapresiasi komitmen dari pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata. Ini perlu kolaborasi antara daerah dan pusat, untuk mengembangkan pariwisata," ungkapnya.
Kendati begitu, ia memaparkan program 2022 yang diunggulkan Menteri Kemenparekraf Sandiaga Salahuddin Uno adalah lebih fokus pada kawasan desa wisata.
Staf Khusus Bupati Tanbu Yazidie Fauzie mengungkapkan, kunker dilakukan terkait usulan pengembangan potensi wisata. “Wisata alam di Tanah Bumbu sangat luar biasa," ungkapnya, Kamis (3/3).
Namun, dia menilai ada beberapa kendala yang dihadapi untuk mengembangkan destinasi wisata. Yakni, harus ada perluasan dan pelebaran jalan untuk akses ke lokasi.
"Harus kita perlebar jalan di Sungai Loban dan Kersik putih. Sekitar 35 kilometer panjangnya. Sepanjang 15 kilometer diantaranya melewati garis pantai yang sangat indah,” tuturnya.
Menurutnya, apabila jalan tersebut sudah diperlebar, maka otomatis akan mengundang para investor datang. Ia memaparkan, untuk mewujudkan potensi tersebut perlu kerja sama antara Pemkab dan pemerintah pusat agar Tanbu dikenal lebih luas lagi. (diskominfo/zal)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin