Jembatan kembar Martapura bakal dituntaskan tahun ini. Seperti metode pembangunan sebelumnya, jembatan lama akan dibongkar dan diganti dengan yang baru.
Pembongkaran jembatan lama, direncanakan dilakukan 14 April mendatang. Saat ini Balai Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin, tengah melakukan persiapan arus lalu lintas agar tak terjadi kemacetan.
Maklum saja, jembatan ini sangat vital. Baik yang ingin menuju provinsi tetangga atau sebaliknya. Meski demikian, pihak BPJN menyakini kemacetan tak akan terjadi meski terjadi pelambatan arus. “Akan ditutup total mulai 14 April nanti. Ini sebagai informasi kepada pengguna jalan,” ujar PPK 2.1 BPJN XI Banjarmasin, Bambang Raharmadi.
Dia mengatakan, meski dilakukan pembongkaran, pengendara tetap bisa melintas di jembatan sebelahnya. “Kami masih menunggu kajian teknis dulu dari Dinas Perhubungan Banjar dan BPTD wilayah XV Kalsel. Kalau sudah selesai, akan segera ditutup,” terangnya.
Dengan nilai Rp19 miliar, selain penggantian jembatan dikerjakan juga pelebaran oprit yang kondisinya sempit. “Memang masih sambil dievaluasi dampak lalu lintasnya. Akan berkaitan juga dengan kedatangan material dan peralatan. Jadi sewaktu-waktu bisa saja diundur waktunya apabila memang diperlukan,” tambahnya.
Penutupan jembatan sebelum Lebaran dikhawatirkan pengendara akan membuat kemacetan. Pasalnya ruas jalan ini adalah akses vital mudik menuju hulu sungai dan provinsi tetangga. “Kalau bisa sebaiknya ditutup usai Lebaran agar tak terjadi macet panjang,” kata Fuad, warga Banjarmasin asal Tapin itu.