Menjelang pergantian tahun, Ahad (31/12) malam, masyarakat Banjarmasin menikmati pertunjukan perdana air mancur menari di Jembatan 9 November alias Jembatan Pasar Lama. Proyek jembatan di Banjarmasin Tengah itu diresmikan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan wakilnya Arifin Noor.
Ditandai lewat tradisi tapung tawar, pelafalan basmalah dan selawat. Begitu sirine panjang dibunyikan, air menyembur dari sisi jembatan. Meliuk-liuk berombak. Disorot cahaya lampu warna warni. Ribuan warga yang memenuhi kawasan wisata siring Sungai Martapura berlomba mengabadikannya dengan gawai masing-masing.
Wali kota berharap masyarakat bisa ikut menjaga jembatan itu. "Saya titipkan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan Pasar Lama untuk ikut membantu menjaganya," kata Ibnu. "Agar tidak ada lagi bagian-bagian jembatan yang dicuri," tekannya.
Ibnu memastikan, kamera CCTV telah terpasang untuk mencegah pencurian 11 unit lampu jembatan pada pertengahan Desember kemarin berulang. "Semoga berkah, awet, dan menjadi hiburan yang dapat dinikmati warga kota maupun pelancong," tutup wali kota.
Untuk diketahui, pertunjukan hanya dimainkan pada akhir pekan. Pada hari Sabtu saja dengan tiga kali pengoperasian. Pertama pukul 19.00 hingga 19.30 Wita, kedua pukul 20.00 hingga 21.00 Wita, dan ketiga pukul 21.30 hingga 22.00 Wita.
Belakangan, beredar video yang memperlihatkan pipa air mancur yang bocor. Diduga, bocor tak lama setelah diresmikan. Penelusuran Radar Banjarmasin, video itu diunggah akun Instagram @andigokil007 pada Senin (1/1). Dalam caption tertulis, kerusakan terjadi pada malam tahun baru, sekitar pukul 11.30 Wita. "Tabung airnya bocor, kurang dari satu bulan sudah rusak," tulisnya.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiah mengatakan masyarakat tak perlu khawatir. Sebab aksesori jembatan masih dalam masa garansi. Jadi kontraktor akan segera memperbaikinya.
Untuk diketahui, proyek ini menelan anggaran Rp11,8 miliar. Dari papan proyek yang terpancang, penambahan aksesori jembatan Paket 1 itu dikerjakan PT Telaga Wijaya Perkasa. Digarap sejak Juli 2023, ditaget rampung 105 hari kalender. Selain pemasangan aksesori, juga ada pembangunan pembangunan ruang kontrol dan penyambungan daya listrik 197 KVA. Air mancur itu juga dilengkapi fitur pengendali dan audio yang canggih.
Selebihnya untuk perbaikan pagar, trotoar, dan pengaspalan lantai jembatan. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria