Kabar ribuan rumah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terendam banjir, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin waspada.
“Petugas kita di lapangan terus memantau ketinggian air, saat ini mencapai 2,3 meter,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, Selasa (16/1/2024).
Husni menjelaskan ada tiga sumber penyebab banjir di Banjarmasin. Pertama air laut pasang atau biasa disebut banjir rob, hujan, dan banjir kiriman dari Kabupaten tetangga. Puncak pasang air laut sudah lewat, namun curah hujan yang melanda belakangan ini juga menjadi faktor penyebab sejumlah kawasan di Banjarmasin terendam.
Contohnya di Jalan Hasan Basry Banjarmasin Utara, Basirih, dan Kelayan Banjarmasin Selatan, Jalan Japri Zamzam, Komplek DPR Banjarmasin Barat.
“Beberapa kawasan di Banjarmasin terendam lantaran hujan. Sesuai prediksi BMKG, puncak hujan di Kalsel terjadi pada Januari,” pungkas Husni. (*)