Banjarbaru Jadi Titik Kepadatan Arus Mudik, Ini yang Dilakukan Polres Banjarbaru
M Fadlan Zakiri• Jumat, 5 April 2024 - 22:02 WIB
PADAT: Jelang arus mudik Lebaran 2024, kondisi lalu lintas di Jalan A Yani di Banjarbaru tampak mulai padat, Rabu (3/4). (FOTO: FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
Bagi pemudik yang melintasi Banjarbaru, perlu berhati-hati. Karena Jalan A Yani di kota ini jadi salah satu titik kepadatan arus mudik.
**** BANJARBARU - Jelang arus mudik Lebaran 2024, kondisi lalu lintas di Jalan A Yani di Banjarbaru tampak mulai padat. Hal ini dibenarkan Kabag Ops Polres Banjarbaru, Kompol Indra Agung Perdana Putra. “Hasil patroli kami, beberapa hari terakhir ini menunjukkan peningkatan aktivitas lalu lintas di jalan A Yani di tempat kita (Banjarbaru),” ucapnya saat ditemui awak media di Mapolres Banjarbaru.
Ia menyebut, kepadatan terjadi pada momen-momen tertentu, seperti pagi, sore dan malam hari. Karena itu, Polres Banjarbaru melakukan pengamanan di titik-titik yang sudah dipetakan. “Terutama di titik U-Turn, persimpangan dan jalur penyeberangan tempat ibadah,” ujarnya.
Proses pengamanan itu sudah dijalankan petugas sejak awal Ramadan. Namun dalam 10 hari terakhir menjelang Idulfitri 1445 H dilakukan penambahan intensitas pengamanan. “Upaya itu kami jalankan sampai hari ke 10 pasca Lebaran,” ungkap Indra.
Persoalan kemacetan ini diakui Indra jadi salah satu fokus pihaknya dalam Operasi Ketupat Intan 2024. Sebab ia tak memungkiri jika selama momen mudik Lebaran, akan terjadi lonjakan pengendara di ruas Jalan A Yani. "Jalan A Yani di Banjarbaru jadi salah satu titik kepadatan arus mudik," bebernya.
Bahkan, titik-titik rawan kecelakaan di Banjarbaru juga terdapat hampir di sepanjang Jalan A Yani dan ruas jalan lainnya. “Seperti Jalan Mistar Cokrokusumo dan Jalan Trikora. Ruas jalan ini jadi atensi kami,” papar Indra.
Selain itu, pihaknya juga fokus pengamanan jalur objek wisata, nantinya para Kapolsek akan berkomunikasi kepada pengelola tempat wisata terkait. “Baik itu wisata alam, wisata religi maupun tempat perbelanjaan,” ujar Indra.
215 Petugas Gabungan Dikerahkan
Total ada 215 petugas gabungan, terdiri dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru dikerahkan dalam Operasi Ketupat Intan 2024.
Ratusan personel ini ditugaskan di tiga posko keamanan. Yakni, posko Bundaran Kamaratih di Landasan Ulin, posko Bandara Syamsudin Noor dan Posko Simpang Empat Banjarbaru. "Tiga posko ini mendekati objek masyarakat," kata Wakapolres Banjarbaru, Winda Adhiningrum.
Ia mengungkapkan, Operasi Ketupat Intan 2024 di wilayah Polres Banjarbaru berlangsung selama 13 hari, mulai 4 April hingga 16 April 2024. “Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran,” ungkapnya.
Kompol Winda menekankan pentingnya kewaspadaan dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul selama perayaan Idulfitri. “Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2024 adalah wujud komitmen Polres Banjarbaru dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” bebernya.
“Kami berharap operasi dapat berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik Lebaran dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)