Hingga Minggu malam, petugas gabungan bahu-membahu membersihkan material longsor berupa tanah, lumpur, dan batu besar menimpa badan jalan. Polsek Mantewe turut membantu mengatur lalu lintas di lokasi untuk mengurai kemacetan, dan memastikan keselamatan pengendara.
“Kondisi akses jalan (Km 74, red) baru 80 persen. Walaupun sudah bisa dilewati, kondisi jalan belum stabil,” ujarnya pukul 19.22 Wita.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanbu, M Ramdhan Mubarak Nasution mengatakan dua alat berat milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel dikerahkan untuk membersihkan material longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Tanbu, Sulhadi mengatakan longsor di dua titik ini akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sehari sebelumnya.
BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprediksi wilayah Tanbu masih berpotensi terjadi hujan sedang disertai petir beberapa waktu ke depan. "Kami mengimbau masyarakat yang melintas jalan tersebut selalu waspada. Terlebih saat hujan deras," ucapnya.
TERTIMBUN
Informasi dihimpun Radar Banjarmasin, satu pikap yang dikemudikan Ripani dari arah Hulu Sungai Tengah menuju Batulicin dengan muatan telur asin terjebak di Km 74 saat material longsor turun. Beruntung, Ripani dan dua kernetnya selamat setelah berhasil keluar dari mobil.
“Alhamdulillah semua selamat, (mereka, red) sempat keluar dari mobil saat terjebak," ucap Sarifudin, salah satu Anggota Bantuan Komunikasi (Bankom) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tanbu di lokasi. (*)