Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jalan Menuju Bandara Syamsudin Noor Ditutup Mulai 1 Juni 2024, Ini Penyebabnya

M Fadlan Zakiri • 2024-05-29 13:15:00
SIAP DIBANGUN:Akses Jalan Lingkar Utara ditutup untuk keperluan pembangunan jembatan di depan Jalan Sapta Marga, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru (Foto:Fadlan Zakiri/
SIAP DIBANGUN:Akses Jalan Lingkar Utara ditutup untuk keperluan pembangunan jembatan di depan Jalan Sapta Marga, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru (Foto:Fadlan Zakiri/

Prokal.co -  BANJARBARU - Mulai 1 Juni 2024, akses menuju pintu masuk Bandara Syamsudin Noor di Jalan Lingkar Utara akan ditutup. Terutama bagi pengguna jalan yang berasal dari Jalan Karang Anyar 1. 

Pasalnya, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memulai tahap pembangunan jembatan di depan pertigaan Jalan Sapta Marga, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru.

Karena itulah, selama proses pembangunan berlangsung akan terjadi penutupan akses lalu lintas di jalan tersebut. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan PUPR Kalsel, Dedi Hidayat saat dikonfirmasi, Selasa (28/5/2024) petang.

“Penutupannya mulai 1 Juni sampai 20 Desember 2024,” ucapnya saat dikonfirmasi. Dedi mengatakan, pembangunan tersebut sesuai usulan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menuntaskan masalah banjir yang kerap dialami masyarakat sekitar setiap musim penghujan.

“Karena areal tersebut masuk kewenangan provinsi, maka Pemprov yang akan melakukan pengerjaan,” katanya. Hal itu sesuai dengan hasil pantauan di lapangan, pasalnya terjadi penyempitan alias bottleneck di bagian jembatan. 

Sehingga, hal inilah yang diduga jadi salah satu penyebab banjir di sekitar kawasan Sapta Marga tersebut. Dedi Hidayat menuturkan pembangunan Jembatan Simpang 3 Lingkar Utara dimulai pada minggu pertama bulan Juni 2024. 

Jenis jembatan akan dibangun dengan standar kelas B yang menggunakan dana dari APBD Murni tahun 2024 sebesar Rp8 miliar.

“Insya Allah selesai tepat waktu dan dapat kembali dinikmati oleh warga pada awal 2025,” ujarnya. Dengan penutupan tersebut, Dedi menyebut akan ada rekayasa pada beberapa arus lalu lintas sementara proyek tersebut berlangsung. 

“Nanti juga akan ada petugas yang berjaga di lokasi untuk membantu mengalihkan jalur,” tuturnya. 

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Jalan di Dishub Kota Banjarbaru, Adi Royan Pratama membenarkan jika sejak tanggal 1 Juni 2024 akan ada penutupan sekaligus pengalihan arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Untuk di bagian ruas Jalan Karang Anyar, jelas Adi, pengalihan arus akan dilakukan mulai pertigaan Karang Anyar - Jalan Kebun Karet.Bagi warga yang ingin menuju ke Bandara Syamsudin Noor lewat arah Jalan Karang Anyar tersebut akan dialihkan ke Jalan Kebun Karet. “Sedangkan di sisi satunya (Jalan Lingkar Utara menuju tengah kota) akan dialihkan dialihkan ke Jalan Bina Putra,” sambungnya. 

Ia berharap agar masyarakat bisa mengikuti arahan petugas yang nantinya akan berjaga di setiap titik pengalihan arus tersebut.

“Kedua titik pengalihan arus ini tertuju ke ruas Jalan A Yani, sifatnya hanya sementara alias sampai proses pembangunan jembatan selesai,” kata Adi. (*)

Editor : Indra Zakaria