Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jangan Salah Pilih! Ini Skema Baru Penjemputan di Bandara Syamsudin Noor Mulai Januari 2026

Redaksi Prokal • 2026-01-25 09:15:00
PENJEMPUTAN: Penataan ulang sistem penjemputan penumpang di Bandara Syamsudin Noor sebagai respons atas meningkatnya arus penerbangan dan penumpang.
PENJEMPUTAN: Penataan ulang sistem penjemputan penumpang di Bandara Syamsudin Noor sebagai respons atas meningkatnya arus penerbangan dan penumpang.

 

BANJARBARU – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi memberlakukan penataan baru pada sistem penjemputan penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Kebijakan ini diambil guna mengurai kepadatan arus kendaraan seiring dengan pemulihan aktivitas penerbangan yang kini hampir mendekati level sebelum pandemi.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa penataan ini bertujuan untuk memberikan kepastian kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jasa. Kini, penjemput memiliki lima pilihan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan durasi waktu singgah.

"Kami menyediakan Premium Parking, Reguler Pick Up, Premium Pick Up, Land Transportation, dan Penjemputan Motor. Seluruh alur ini telah terintegrasi langsung dengan pintu keluar kedatangan penumpang," jelas Millyas.

Bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan dan jarak terdekat, tersedia Premium Parking tepat di seberang Pintu Exhibition Hall dengan biaya tambahan Rp75 ribu per enam jam. Sementara bagi penjemputan singkat (maksimal 3 menit), tersedia jalur Reguler Pick Up yang hanya dikenakan tarif parkir standar.

Jika penjemput memerlukan waktu tunggu lebih lama, manajemen menyediakan Premium Pick Up dengan tarif Rp50 ribu per 30 menit. Selain itu, opsi transportasi umum (Land Transportation) seperti taksi resmi, angkutan daring, dan bus DAMRI tetap tersedia di area khusus. Untuk pengguna sepeda motor, akses jemputan diarahkan melalui koridor indoor menuju area parkir di sisi kanan gedung.

Penataan ini dilakukan sebagai respons atas tren positif pertumbuhan penumpang. Berdasarkan data tahun 2025, pergerakan pesawat telah mencapai 27.221 pergerakan atau pulih 96 persen dari kondisi tahun 2019. Jumlah penumpang pun melonjak hingga 3,1 juta orang dalam setahun terakhir.

Manajemen memprediksi angka ini akan terus bertumbuh seiring geliat pembangunan di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, para pengguna jasa diimbau untuk selalu memperhatikan rambu-rambu petunjuk arah yang baru agar tercipta alur transportasi bandara yang tertib dan lancar. (*)

Editor : Indra Zakaria