Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Misteri Jasad Mengapung di Sungai Jafri Zam-zam Terungkap: Korban Adalah ABK Asal Jawa Timur yang Tak Bisa Berenang

Redaksi Prokal • 2026-01-29 12:03:50
TERUNGKAP: Jasad Mr-X akhirnya terungkap. Merupakan seorang ABK bernama Joko Wahyudi.
TERUNGKAP: Jasad Mr-X akhirnya terungkap. Merupakan seorang ABK bernama Joko Wahyudi.

 

PROKAL.CO, BANJARMASIN- Teka-teki mengenai identitas pria yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Jafri Zam-zam, Banjarmasin Barat, akhirnya menemui titik terang. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi korban sebagai Joko Wahyudi, seorang pria berusia tiga puluh satu tahun yang berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban diketahui berprofesi sebagai Anak Buah Kapal dan selama menetap di Banjarmasin, ia menyewa sebuah rumah di kawasan Pelambuan untuk menunjang aktivitas pekerjaannya.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, mengonfirmasi bahwa kepastian identitas ini didapatkan setelah petugas melakukan pemeriksaan sidik jari yang kemudian dicocokkan dengan data kependudukan serta diperkuat oleh koordinasi dengan pihak keluarga. Keberhasilan identitas ini sekaligus mengakhiri spekulasi warga terkait penemuan jasad tanpa identitas yang sempat menghebohkan wilayah Banjarmasin Barat pada Selasa siang lalu.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, Joko Wahyudi sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Informasi penting yang digali dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang. Hal ini menjadi salah satu poin krusial dalam penyelidikan, mengingat hasil visum awal oleh tim medis tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, sehingga dugaan sementara mengarah pada kecelakaan di air.

Penemuan jasad ini bermula dari kesaksian seorang warga bernama Daud Bimantara yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian. Awalnya, saksi mengira benda yang tersangkut di tengah arus sungai tersebut hanyalah tumpukan lumut atau sampah organik. Namun, rasa penasaran membawanya untuk melihat lebih dekat, hingga ia menyadari bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia dengan posisi tangan dan kaki yang tersangkut. Saat ditemukan, korban memiliki ciri khusus berupa tato pada bagian punggung dan paha sebelah kiri yang sempat menjadi petunjuk utama petugas di lapangan.

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi pasti bagaimana korban bisa terjatuh ke dalam sungai. Meski identitas telah terungkap dan tanda kekerasan nihil, petugas tetap melakukan prosedur investigasi standar guna menutup segala kemungkinan lain sebelum jenazah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke kampung halaman di Jawa Timur. (*)

Editor : Indra Zakaria