Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Wanita Muda Terjun dari Flyover Banjarmasin, Kakinya Patah Parah, Polisi Sebut Motif Permasalahan Keluarga

Redaksi Prokal • 2026-02-23 04:45:00

EVAKUASI: Petugas gabungan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian untuk dibawa ke rumah sakit. (ist)
EVAKUASI: Petugas gabungan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian untuk dibawa ke rumah sakit. (ist)

 

BANJARMASIN – Suasana di Jalan A. Yani KM 4, Banjarmasin Timur, mendadak gempar pada Sabtu (21/2/2026) malam. Seorang wanita muda ditemukan warga tergeletak di badan jalan dalam kondisi luka serius setelah terjatuh dari atas jembatan layang (flyover).

Korban diketahui berinisial MS (22), seorang warga Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Meski mengalami benturan keras akibat terjun dari ketinggian, korban ditemukan masih dalam keadaan hidup saat pertama kali dievakuasi oleh warga dan petugas di lokasi kejadian.

Petugas emergency gabungan Kota Banjarmasin yang tiba di lokasi langsung melarikan korban ke ruang IGD RSUD Ulin Banjarmasin guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan awal terkait peristiwa tersebut. Berdasarkan penelusuran sementara, tindakan nekat MS diduga kuat berkaitan dengan masalah internal keluarga.

Menurut keterangan kepolisian, korban sempat menghubungi pihak keluarga sesaat sebelum kejadian untuk menyampaikan niatnya mengakhiri hidup. Polisi juga mencatat bahwa tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung detik-detik korban terjun, karena korban ditemukan warga sudah berada di posisi tergeletak di aspal.

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, menjelaskan bahwa kondisi MS saat ini masih dalam perawatan intensif oleh tim dokter. Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami patah tulang yang cukup parah pada bagian tangan dan kaki. Hingga saat ini, korban masih menjalani observasi ketat di rumah sakit dan dijadwalkan untuk segera menjalani tindakan operasi. Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memberikan pendampingan serta mendalami lebih lanjut latar belakang permasalahan yang memicu aksi tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria