Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kabar Gembira Bagi Perantau: Pemko Banjarmasin Fasilitasi Mudik dan Balik Gratis ke Tabalong dan Kotabaru

Redaksi Prokal • 2026-03-09 10:30:00

ARMADA: Dishub Kota Banjarmasin menyediakan transportasi yang layak bagi warganya. (Dokumentasi Radar Banjarmasin)
ARMADA: Dishub Kota Banjarmasin menyediakan transportasi yang layak bagi warganya. (Dokumentasi Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN – Kabar menyejukkan hadir bagi warga Kota Banjarmasin yang berencana pulang kampung pada lebaran tahun ini. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin secara resmi meluncurkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat merayakan Idulfitri 1447 H di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi.

Sebanyak lima unit bus telah disiapkan untuk mengangkut sekitar 200 pemudik dengan rute tujuan Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Kotabaru. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga merupakan layanan pulang-pergi (PP).

"Pemerintah memfasilitasi dan menggratiskan arus mudik pada tanggal 16 April dan kembali lagi pada tanggal 24 April. Fasilitas ini diperuntukkan bagi warga Banjarmasin maupun para perantau yang ingin pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman," ujar Yamin, Minggu (8/3/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, merincikan bahwa dari total armada yang tersedia, tiga unit bus akan diarahkan menuju Tanjung, Kabupaten Tabalong, sementara dua unit lainnya melayani rute Kabupaten Kotabaru. Menariknya, bus ini tidak hanya melayani titik akhir saja, namun penumpang diperbolehkan turun di titik-titik tertentu sepanjang rute yang dilalui.

Untuk menjamin kemudahan akses, pendaftaran dilakukan secara daring melalui metode pemindaian kode (scan) yang telah disediakan oleh pihak Dishub. Panitia nantinya akan melakukan pengecekan ulang terhadap para peserta sehari sebelum jadwal keberangkatan pada 16 April mendatang untuk memastikan kursi terisi secara optimal.

Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai layanan transportasi publik di dalam kota selama program ini berlangsung. Dishub memastikan bahwa armada yang digunakan untuk mudik gratis merupakan bus tambahan yang berbeda dengan armada Bus Rapid Transit (BRT).

"BRT tetap beroperasi seperti biasa untuk melayani mobilitas dalam kota. Program mudik ini tidak akan mengurangi kualitas layanan transportasi publik reguler kami," tegas Slamet Begjo. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya sekaligus memberikan solusi ekonomi bagi warga yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga di hari kemenangan.(*)

Editor : Indra Zakaria