Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pacar Digenjot, Ketahuan Polisi, Orangtuanya Minta Tanggungjawab

izak-Indra Zakaria • Senin, 30 Desember 2019 - 16:29 WIB

MUARA TEWEH-Sepasang muda-mudi digerebek oleh aparat kepolisian Polres Barito Utara (Batara). RR (22), dan RKN (19) kedapatan berduaan di dalam kamar salah satu penginapan di Muara Teweh, Sabtu (28/12)  sekitar pukul 21.30 WIB. RR dan kekasihnya RKN pun langsung dibawa ke Mapolres Batara untuk diproses lebih lanjut.

RR kepada polisi mengakui sudah menyetubuhi kekasihnya tersebut. Sebanyak dua kali. Sejoli itu berasal dari satu desa di Kecamatan Teweh Selatan. RKN berstatus mahasiswi di salah satu universitas di Palangka Raya. "Saya kuliah jurusan Bahasa Inggris. Kebeulan pulang kampung karena kuliah libur," katanya.

Nampaknya rencana berlibur bersama pacar tidak sesuai harapan dan tidak semulus sesuai keinginan. Karena harus berurusan dengan aparat kepolisian. RR juga diminta untuk bertanggung jawab terhadap pacarnya yang sudah direnggut kegadisaannya. Polisi membuatkan pernyataan tertulis, bahwa keduanya tidak akan mengulangi dan RR akan bertanggung jawab.

Orang tua RKN ketika dihubungi oleh petugas melalui sambungan telepon yang dilounspeaker terdengar kaget. Dia tidak membantah bahwa anaknya memang ada minta izin keluar bersama temannya. Ibunya hanya tahu RR adalah teman anaknya dan pergi ke Muara Teweh.

Ibu RKN berharap bahwa RR bisa bertanggung jawab atas perbuatannya itu. "Saya kaget, mudah-mudahan prianya tanggung jawab," katanya.

Setelah kedua orang tua mereka ditelepon, dan kedua orang tua mereka sama-sama minta anaknya pulang sendiri. Pihak kepolisian, menuruti permintaan tersebut dan mempersilahkan meraka berdua pulang.

Kasatreskrim Polres Batara, AKP Kristanto Situmeang mengatakan, terciduknya mereka lantaran pihaknya sedang melaksanakan Operasi Cipta Kondisi menjelang pergantian tahun. Di mana kegiatannya rutin setiap tahun dilaksanakan.

 

"Malam ini (Sabtu malam, red) mengamankan pasangan muda-mudi di kamar hotel. Pada saat menemukan dalam keadaan tidak melakukan apa-apa, cuma berduan tapi selebihnya tidak tahu. Apakah baru ingin melakukan hubungan perzinaan atau bagaimana kita belum tahu. Kalau pengakuannya saat diinterogasi anggota sebelumnya sudah melakukan dua kali, tapi bukan di tempat tadi," katanya.(adl/ram)

Editor : izak-Indra Zakaria