Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sempat Menghilang Beberapa Hari, Pelajar SMA di Seruyan Akhirnya Pulang dengan Selamat, Apa Penyebab Pelajar Ini Minggat?

Redaksi Prokal • 2026-01-16 14:30:00
Pelajar berinisial K yang sempat menghilang selama beberapa hari akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat, Kamis (15/1). (rifani/radar sampit)
Pelajar berinisial K yang sempat menghilang selama beberapa hari akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat, Kamis (15/1). (rifani/radar sampit)

 

KUALA PEMBUANG – Suasana haru dan lega menyelimuti sebuah keluarga di Kabupaten Seruyan setelah anggota keluarga mereka, seorang pelajar SMA berinisial K, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Pelajar yang sempat dilaporkan hilang selama beberapa hari tersebut akhirnya kembali ke pelukan orang tuanya pada Kamis (15/1), berkat respons cepat aparat kepolisian dan sinergi lintas instansi.

Kasus ini mulai terungkap setelah kakak kandung korban mendatangi Mapolres Seruyan pada Rabu (14/1) siang untuk melaporkan kehilangan adiknya. Laporan tersebut segera direspons oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Seruyan dengan mengerahkan Tim Resmob untuk melakukan penelusuran di lapangan.

Pencarian dilakukan secara intensif dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan koordinasi erat bersama pihak keluarga serta lingkungan sekitar. Upaya tersebut membuahkan hasil manis ketika lokasi keberadaan K berhasil teridentifikasi.

Kanit PPA Satreskrim Polres Seruyan, Ipda Meldawati, mengonfirmasi bahwa pelajar tersebut telah dipulangkan dalam kondisi aman. Namun, sebelum dikembalikan ke rumah, pihak kepolisian terlebih dahulu memberikan pendampingan khusus guna memastikan kondisi mental dan fisik yang bersangkutan stabil.

“Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah berhasil kami kembalikan kepada orang tuanya. Proses pemulangan ini juga didahului dengan pendampingan awal untuk memastikan kondisinya benar-benar baik,” ujar Ipda Meldawati, Kamis (15/1).

Menariknya, penanganan kasus ini tidak hanya berhenti pada penemuan fisik saja. Polres Seruyan turut menggandeng Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kabupaten Seruyan. Keterlibatan kedua instansi ini bertujuan untuk memberikan pembinaan berkelanjutan serta pendampingan psikososial bagi pelajar tersebut dan keluarganya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Pihak kepolisian pun memberikan pesan menyentuh kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kualitas komunikasi di dalam rumah tangga. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dinilai sebagai benteng utama dalam mencegah terjadinya aksi kabur dari rumah atau hilangnya anggota keluarga. Masyarakat juga diminta untuk tetap proaktif melaporkan segala kejadian serupa agar dapat ditangani secara cepat dan manusiawi oleh pihak berwajib.(*)

Editor : Indra Zakaria