SAMPIT – Insiden kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di kawasan ikonik Terowongan Nur Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial MR dikabarkan meninggal dunia di RSUD dr Murjani Sampit setelah terlibat kecelakaan tunggal pada Jumat (16/1) malam.
Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, membenarkan kabar duka tersebut. Menurut keterangannya, korban MR menghembuskan napas terakhir saat tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya. Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor matik milik rekan korban yang digunakan saat kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat MR tengah mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarai korban tiba-tiba hilang kendali hingga menyebabkan setir oleng. Akibatnya, motor menghantam sebuah mobil milik warga yang tengah terparkir di bahu jalan dengan benturan yang sangat keras.
Kuatnya hantaman tersebut membuat korban terlempar ke aspal dan mengalami luka serius, terutama di bagian kepala. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya menolong dan menghubungi pihak kepolisian. Meski tim medis telah berupaya maksimal memberikan penanganan darurat, nyawa pelajar tersebut tetap tidak tertolong.
Pihak Satlantas Polres Kotim saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi pasti kejadian tersebut. Polisi mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih ketat dalam mengawasi penggunaan kendaraan bermotor bagi anak usia sekolah demi mencegah terulangnya tragedi serupa.(*)
Editor : Indra Zakaria