Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Truk Bermuatan Jengkol "Terbang" Hantam Pembatas Jembatan Pile Slab, Muatan Berhamburan di Jalur Kolam-Pangkalan Bun

Redaksi Prokal • 2026-01-29 11:24:55
Truk bermuatan jengkol terguling usai menabrak pembatas Jembatan Sugianto Sabran di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (28/1). (ist)
Truk bermuatan jengkol terguling usai menabrak pembatas Jembatan Sugianto Sabran di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (28/1). (ist)

 

KOTAWARINGIN BARAT – Kecelakaan tunggal yang cukup dramatis terjadi di Jembatan Pile Slab Sugianto Sabran, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), pada Rabu (28/1). Sebuah truk Isuzu berwarna putih dengan nomor polisi H 8162 QV yang sarat muatan jengkol terguling hebat setelah menghantam keras besi pembatas jembatan.

Benturan hebat tersebut tidak hanya membuat truk ringsek, tetapi juga menyebabkan beton dan rangka besi jembatan mengalami kerusakan serius. Akibat posisi truk yang terbalik, ribuan buah jengkol pun tumpah ruah menutupi badan jalan, hingga sempat menghambat arus lalu lintas karena banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar, Aiptu Hengki Setiawan, mengungkapkan bahwa truk yang dikemudikan oleh Mikael Odo tersebut awalnya melaju dari arah Kotawaringin Lama menuju Pangkalan Bun. Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi mata, kendaraan diduga dipacu dengan kecepatan tinggi sehingga sopir kehilangan kendali saat melintasi bentang jembatan.

“Setibanya di lokasi, pengemudi kehilangan kontrol atas kendaraannya sehingga menabrak pembatas jembatan dan berakhir terguling,” jelas Aiptu Hengki. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat kondisi truk yang rusak parah dan kerusakan infrastruktur publik.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemilik kendaraan wajib bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas jembatan yang merupakan akses vital masyarakat tersebut. Polisi telah mengarahkan pihak pemilik unit untuk segera melakukan perbaikan pada rangka besi dan beton pembatas yang hancur akibat hantaman truk.

Hanya berselang waktu singkat, kecelakaan truk lainnya juga dilaporkan terjadi di Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada. Sebuah truk bermuatan keramik terguling hingga mengakibatkan tiga orang harus dilarikan ke rumah sakit. Rentetan kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pengemudi angkutan berat untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan batas kecepatan saat melintasi jalur rawan kecelakaan di Kotawaringin Barat. (tyo/yit)

Editor : Indra Zakaria