Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kejar Layang-Layang, Pelajar SD di Pangkalan Bun Tewas Terlindas Truk Sawit

Redaksi Prokal • 2026-02-03 13:19:19
MENINGGAL: Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ahmad Yani, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (2/2/2026). (warga/radar sampit)
MENINGGAL: Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ahmad Yani, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (2/2/2026). (warga/radar sampit)

 

PANGKALAN BUN – Suasana sore di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, berubah mencekam pada Senin (2/2). Sebuah kecelakaan lalu lintas maut merenggut nyawa seorang pelajar sekolah dasar setelah terlibat insiden tragis dengan truk pengangkut kelapa sawit di ruas Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa memilukan ini terjadi tepat di depan Puskesmas Karang Mulya, jalur lintas yang menghubungkan Pangkalan Banteng dan Sampit. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di tengah badan jalan dengan luka sangat serius pada bagian kepala. Warga sekitar dan petugas medis yang berada di dekat lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan, namun benturan keras membuat nyawa sang pelajar tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan keterangan awal dari petugas Puskesmas Karang Mulya, Agus, insiden bermula saat korban diduga tengah asyik mengejar layang-layang yang putus. Tanpa disadari, sebuah truk bermuatan sawit tengah melintas di jalur tersebut. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

Satu unit ambulans segera dikerahkan untuk mengevakuasi jasad korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan singkat karena banyaknya warga yang berkumpul di lokasi untuk melihat proses evakuasi dan mengamankan jalur lalu lintas.

Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Barat kini tengah mendalami kronologi pasti peristiwa tersebut. Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar, Aiptu Hengki Setiawan, mengonfirmasi bahwa tim penyidik sudah berada di lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga tengah meminta keterangan dari sopir truk serta saksi mata guna memastikan penyebab utama dari kecelakaan fatal ini.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di sekitar jalur lintas provinsi yang padat kendaraan berat. (*)

Editor : Indra Zakaria