Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalteng Hingga 18 Februari, Ini Daerah Terdampaknya

Redaksi Prokal • 2026-02-17 08:45:00
Awan mendung di langit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.(Oes/Radar Sampit)
Awan mendung di langit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.(Oes/Radar Sampit)

 

SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah yang berlaku mulai 16 hingga 18 Februari 2026. Berdasarkan analisis terkini, sebagian besar wilayah Kalteng diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya fenomena belokan angin serta perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di atas wilayah Kalimantan Tengah. Faktor ini, didukung oleh kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang kuat, memicu pertumbuhan awan hujan (Kumulonimbus) secara masif di berbagai kabupaten dan kota.

Pada Senin (16/2), hampir seluruh wilayah termasuk Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, hingga Kota Palangka Raya berada dalam zona waspada. Memasuki Selasa (17/2), potensi hujan lebat diprediksi masih akan berlanjut, khususnya di wilayah barat dan utara Kalteng. Sementara itu, pada Rabu (18/2), intensitas hujan diperkirakan kembali meluas ke seluruh penjuru provinsi, mencakup wilayah Barito, Kapuas, hingga Pulang Pisau.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Dampak yang mungkin terjadi antara lain banjir, genangan air di kawasan permukiman, tanah longsor di wilayah perbukitan, hingga risiko pohon tumbang akibat angin kencang atau puting beliung. Pengendara juga diminta ekstra hati-hati terhadap penurunan jarak pandang saat hujan lebat terjadi.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi cuaca secara real-time, BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menyediakan layanan informasi 24 jam. Warga diharapkan terus memantau kanal resmi pemerintah guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak demi keamanan dan keselamatan bersama selama beraktivitas di luar ruangan. (*)

Editor : Indra Zakaria