Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tragedi Menjelang Berbuka: Usai Mancing Terlibat Tabrakan Maut di Kotawaringin Barat, Tiga Nyawa Melayang

Redaksi Prokal • 2026-03-07 11:15:00

Kondisi motor setelah tabrakan 'adu banteng'. (istimewa/Satlantas Polres Kobar)
Kondisi motor setelah tabrakan 'adu banteng'. (istimewa/Satlantas Polres Kobar)

 

PANGKALAN BUN- Ruas jalan di Kotawaringin Barat kembali memakan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu faktor kelalaian. Insiden memilukan kali ini terjadi di Jalan Poros Desa Kumpai Batu Atas (KBA), Kecamatan Arut Selatan, pada Kamis sore. Peristiwa "adu banteng" antara dua sepeda motor ini terjadi sekitar pukul 17.35 WIB, tepat saat masyarakat tengah bersiap menyambut waktu berbuka puasa.

Kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor jenis matik besar yang dikendarai oleh seorang pria berinisial M melaju kencang dari arah Bundaran Pramuka menuju Kumpai Batu Atas. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor jenis skuter yang dikendarai oleh seorang wanita berinisial N yang sedang berboncengan dengan ibunya, W. Keduanya diketahui sedang dalam perjalanan pulang setelah menghabiskan waktu memancing.

Berdasarkan keterangan dari Kasatlantas Polres Kobar, AKP Sugeng, diduga kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga saat posisi sudah sangat dekat, benturan hebat di bagian depan tidak dapat dihindarkan. Kerasnya tabrakan membuat kedua kendaraan rusak parah dan para pengendara terpental ke aspal. Akibat kerasnya benturan tersebut, korban W meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Sementara itu, pengendara berinisial N sempat dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal dunia pada Jumat menyusul sang ibu.

Kabar duka juga datang dari pengendara motor lawan berinisial M yang sempat dalam kondisi kritis di RSSI. Setelah mendapatkan perawatan intensif, nyawanya tetap tak tertolong akibat luka serius di bagian wajah dan kepala. Pihak Satlantas Polres Kobar telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

AKP Sugeng sangat menyayangkan kejadian ini, terutama karena insiden serupa yang menewaskan seorang remaja juga baru saja terjadi sehari sebelumnya di wilayah Pangkalan Banteng. Pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat menjelang waktu berbuka puasa di mana konsentrasi sering kali menurun. Kedisiplinan dalam berkendara menjadi kunci utama agar tragedi memilukan seperti ini tidak terus berulang di Bumi Marunting Batu Aji.(*)

Editor : Indra Zakaria