Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran, DLH Kotim Petakan Titik Rawan di Pantai Ujung Pandaran

Redaksi Prokal • 2026-03-09 10:45:00

Papan peringatan agar pengunjung kawasan wisata di Pantai Ujung Pandaran tak membuang sampah sembarangan. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Papan peringatan agar pengunjung kawasan wisata di Pantai Ujung Pandaran tak membuang sampah sembarangan. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT – Kawasan wisata Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit mulai bersiap menyambut kedatangan wisatawan menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri. Guna memastikan ikon wisata kebanggaan Kotawaringin Timur ini tetap asri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan survei intensif untuk memetakan titik-titik rawan penumpukan sampah di sepanjang pesisir pantai.

Langkah jemput bola ini melibatkan Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, pihak Kecamatan Teluk Sampit, serta elemen masyarakat setempat. Fokus utama survei adalah mengidentifikasi lokasi strategis yang secara historis kerap menjadi pusat kerumunan pengunjung dan berpotensi mengalami lonjakan volume sampah saat momen Lebaran tiba.

Kepala DLH Kotim, Marjuki, menjelaskan bahwa hasil verifikasi lapangan ini akan menjadi dasar penempatan papan imbauan dan baliho edukasi di ruang publik maupun area bibir pantai. "Survei ini sangat penting untuk memetakan titik koordinat pemasangan sarana edukasi, agar para wisatawan yang datang memiliki kesadaran tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan," ujar Marjuki, Minggu (8/3/2026).

Edukasi Pemilahan Sampah Sejak Dini
Selain pemetaan lokasi, DLH Kotim juga menekankan pentingnya budaya pemilahan sampah bagi para pelancong. Wisatawan diimbau untuk memisahkan sampah organik, seperti sisa makanan dan daun, ke tempat khusus agar dapat diolah kembali menjadi kompos. Sementara itu, sampah non-organik seperti botol plastik dan kemasan sekali pakai diharapkan dibuang pada wadah yang tepat guna mempermudah proses daur ulang.

Melalui upaya preventif ini, DLH Kotim berharap keindahan Pantai Ujung Pandaran tidak ternoda oleh tumpukan limbah plastik yang merusak ekosistem laut. Kesadaran kolektif antara pemerintah, pengelola wisata, dan pengunjung menjadi kunci utama agar kawasan wisata ini tetap bersih, indah, dan nyaman dinikmati selama musim liburan mendatang.(*)

Editor : Indra Zakaria