Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Arus Pelayaran di Pelabuhan Sampit Padat, Kapal DLU Berangkatkan Hampir 1.000 Penumpang ke Jawa

Redaksi Prokal • 2026-03-09 11:15:00

Embarkasi penumpang KM Kirana III, yang akan bertolak menuju Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (7/3). (FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT)
Embarkasi penumpang KM Kirana III, yang akan bertolak menuju Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (7/3). (FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Aktivitas di Pelabuhan Sampit terpantau mengalami peningkatan signifikan dalam dua hari terakhir. Berdasarkan data dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, tercatat hampir 1.000 penumpang telah diberangkatkan menuju Pulau Jawa menggunakan dua armada andalan mereka, yakni KM Kirana III dan KM Dharma Rucitra VI.

Manajer DLU Cabang Sampit, Kacung Muhadi, mengungkapkan bahwa kepadatan penumpang mulai terlihat sejak Jumat hingga Sabtu sore. Pada keberangkatan terbaru, Sabtu (7/3/2026), KM Kirana III melayani rute menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Proses pelayanan penumpang telah dimulai sejak siang hari guna memastikan kelancaran keberangkatan.

"Terminal penumpang kami buka sejak pukul 14.00 WIB untuk proses check-in dan pemeriksaan tiket. Proses embarkasi kemudian dilakukan satu jam setelahnya, sebelum akhirnya kapal dijadwalkan bertolak pada pukul 17.00 WIB," jelas Kacung, Minggu (8/3/2026).

Dalam pelayaran menuju Surabaya tersebut, KM Kirana III mengangkut total 592 orang, yang terdiri dari 569 penumpang umum serta 23 pengemudi dan kernet kendaraan. Kapal dengan kapasitas 598 penumpang ini sebelumnya tiba dari Semarang dengan membawa 29 penumpang sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur.

Kepadatan serupa juga terjadi sehari sebelumnya, Jumat (6/3/2026). Kapal KM Dharma Rucitra VI telah lebih dulu bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada pukul 17.00 WIB. Kapal yang memiliki kapasitas 372 penumpang tersebut membawa 349 orang beserta sekitar 15 unit kendaraan campuran milik penumpang.

Selain melayani arus keberangkatan yang cukup masif, DLU juga mencatat adanya arus kedatangan penumpang ke Sampit. Pada jadwal sebelumnya, kapal dari Surabaya tercatat menurunkan sekitar 200 penumpang di Pelabuhan Sampit, menunjukkan dinamika pergerakan orang yang cukup tinggi di gerbang laut Kotawaringin Timur ini.

Pihak DLU menegaskan bahwa jadwal pelayaran untuk kedua kapal tersebut telah dirilis sejak pekan lalu guna memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Penjualan tiket pun sudah dibuka secara luas agar calon penumpang dapat mengamankan tempat lebih awal mengingat kapasitas kapal yang mulai terisi mendekati batas maksimal. (*)

Editor : Indra Zakaria