SAMPIT — Mobilitas udara masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini semakin terbantu dengan hadirnya maskapai baru di Bandara Haji Asan Sampit. Mulai Selasa (10/3/2026), maskapai Wings Air resmi mengoperasikan pesawat jenis ATR (Turboprop) berkapasitas 72 penumpang untuk melayani rute Sampit menuju Surabaya dan beberapa kota besar di Kalimantan.
Bupati Kotim, Halikinnor, didampingi Wakil Bupati Irawati, secara langsung meresmikan penerbangan perdana maskapai dari grup Lion Air tersebut. Ia menyatakan rasa syukurnya karena kehadiran maskapai baru ini bertepatan dengan momen menjelang Idulfitri, di mana kebutuhan masyarakat akan transportasi udara biasanya mengalami lonjakan tajam.
Selain rute Sampit–Surabaya, layanan Wings Air ini juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan, mencakup rute menuju Palangka Raya, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Ketapang, hingga Pontianak. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pergerakan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, dengan terbangnya Wings Air ini, terutama untuk wilayah Kalimantan, akan lebih mempermudah mobilitas masyarakat. Pemerintah daerah tentu bersyukur, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan transportasi udara cukup tinggi," ujar Halikinnor.
Meski menyambut baik kehadiran pesawat jenis baling-baling (ATR), Bupati Halikinnor juga mengungkapkan ambisi besar pemerintah daerah untuk mendatangkan pesawat berbadan lebih besar seperti Airbus A320. Ia berharap maskapai seperti Super Air Jet bisa segera menyusul masuk ke Sampit, terutama untuk melayani rute-rute gemuk seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang.
Kehadiran pesawat dengan kapasitas kursi yang lebih banyak dinilai menjadi kunci utama untuk menekan harga tiket pesawat di Sampit agar lebih terjangkau. Menurutnya, biaya operasional pesawat ATR yang lebih tinggi seringkali membuat harga tiket sulit turun. Dengan adanya kompetisi antar-maskapai dan masuknya pesawat berbadan besar, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan jadwal dengan harga yang lebih bersaing. (*)
Editor : Indra Zakaria