Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Duka di Kotawaringin Barat: Mantan Peraih Emas Porprov Meninggal Dunia Usai "Adu Banteng" dengan Anggota Polisi

Redaksi Prokal • Rabu, 25 Maret 2026 - 13:25 WIB

Kondisi kendaraan usai terlibat adu banteng di Jalan Pangkalan Muntai, Diung, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (23/3) (istimewa/warga)
Kondisi kendaraan usai terlibat adu banteng di Jalan Pangkalan Muntai, Diung, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (23/3) (istimewa/warga)

 

PANGKALAN BUN – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Seorang mantan atlet sepak bola berprestasi, LDKS (29), dinyatakan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas hebat di Jalan Pangkalan Muntai, Desa Diung, Kecamatan Kotawaringin Lama, pada Senin (23/3) pagi.

Insiden "adu banteng" ini melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Supra X 125 yang dikendarai korban dan Honda CRF yang dikendarai oleh seorang anggota kepolisian bernama HF (23). Kerasnya benturan mengakibatkan kedua kendaraan rusak parah tak berbentuk, bahkan salah satu korban dilaporkan sempat terlempar hingga ke semak belukar di pinggir jalan.

Kapolsek Kotawaringin Lama, Ipda Fritson, menjelaskan bahwa kronologi bermula saat sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi KH 67** YZ yang dikendarai HF melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Kabupaten Sukamara. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul LDKS dengan mengendarai Honda Supra X 125 bernomor polisi KH 33** GD.

“Terjadi tabrakan (adu banteng) di lokasi. Satu orang, yakni pengendara Supra X, meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Diung,” ujar Ipda Fritson saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Sosok korban sendiri dikenal memiliki rekam jejak gemilang di dunia olahraga daerah. Warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada ini merupakan salah satu pilar tim sepak bola Kobar yang berhasil menyumbangkan medali emas pada gelaran Porprov tahun 2014 silam. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan komunitas olahraga setempat.

Sementara itu, pengendara Honda CRF yang merupakan anggota kepolisian asal Kabupaten Kapuas, HR, dilaporkan mengalami luka serius dan masih menjalani penanganan medis. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan maut tersebut.

Di hari yang sama, kecelakaan lalu lintas juga dilaporkan terjadi di Jalan Ahmad Yani, SP 5, Desa Sungai Melawen, Kecamatan Pangkalan Lada. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk tangki dan dua unit mobil pribadi yang mengakibatkan kerusakan kendaraan cukup parah, meski seluruh korban telah dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan. (tyo/gus)

Editor : Indra Zakaria