BALIKPAPAN - Proyek pembangunan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu di kawasan Balikpapan Regency, khususnya di wilayah Balikpapan Selatan, telah mencapai peningkatan signifikan.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Irfan Taufik mengatakan,progres pembangunan telah mencapai lebih dari 75 persen. Peningkatan progres pembangunan ini sangat positif, mengingat proyek tersebut awalnya menghadapi beberapa kendala yang menyebabkan angka deviasi mencapai 1,4 persen dari target. Namun, saat ini, deviasi tersebut telah berhasil ditekan menjadi 0,9 persen.
"Peningkatan signifikan dalam progres pembangunan SD dan SMP Terpadu ini adalah hasil kerja keras semua pihak terkait, termasuk kontraktor dan tim pengawas proyek," katanya.
Menurutnya, proyek SD dan SMP Terpadu di Balikpapan Selatan ini memiliki dampak yang signifikan pada peningkatan akses pendidikan di daerah tersebut. Dengan pembangunan sekolah terpadu, diharapkan masyarakat akan memiliki akses yang lebih baik ke pendidikan berkualitas.
Dengan progres yang telah mencapai 75 persen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan akan terus memantau perkembangan proyek ini untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. Proyek ini akan memberikan kontribusi besar dalam memajukan sektor pendidikan di Balikpapan Selatan dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi mendatang.
Ia berharap progres pekerjaan yang saat ini sudah dicapai bisa tetap dipertahankan, sehingga target penyelesaian proyek tersebut dapat tercapai pada Desember 2023 ini. Untuk memenuhi target tersebut, pihak kontraktor telah melakukan penambahan tenaga kerja serta waktu bekerja atau lembur.
“Mudah-mudahan hal ini bisa dipertahankan terus, dan bisa selesai tepat waktu di akhir Desember nanti,” ucapnya.
Beberapa kegiatan yang saat ini sedang berlangsung adalah pemasangan besi kolom lantai 2 gedung administrasi, perakitan besi plat lantai 2 gedung SD, pemasangan hebel gedung SMP A dan B, pemasangan kusen pintu dan jendela gedung SMP A dan B.
“Serta pemasangan rangka atap gedung SMP B, pemasangan atap SMP A, pemasangan hebel dan kusen gedung kesenian, pemasangan pondasi kantin, pleseteran dan aci bagian luar dalam gedung SMP A dan B,” tutupnya. (aji/pro/adv)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan